Breaking News:

Beberapa Hal yang Harus Dipersiapkan sebelum Memasang Headgear, Ini Anjuran Dokter Gigi

Berikut ini simak penjelasan dokter mengenai beberapa hal yang harus dipersiapkan sebelum memasang Headgear

pixabay.com
Ilustrasi dokter gigi 

TRIBUNHEALTH.COM - Headgear adalah suatu alat yang dipasang pada area rongga mulut untuk mengatasi masalah rahang maju.

Penggunaan Headgear lebih dianjurkan pada puncak usia tumbuh kembang.

Bila Anda tertarik memasang Headgear, sebaiknya terlebih dahulu memperhatikan sejumlah hal berikut.

Baca juga: Email Gigi Tak Mengandung Saraf, Jika Terjadi Kerusakan Tak Akan Menimbulkan Rasa Sakit

Berdasarkan penjelasan drg. Ardiansyah S. Pawinru, Sp.Ort(K), sejumlah persiapan yang perlu dilakukan ialah:

1. Pencetakan

Sama halnya ketika melakukan perawatan lain, sebelum melakukan perawatan Headgear dianjurkan melakukan pencetakan terlebih dahulu.

Ilustrasi pemeriksaan gigi dan gusi
Ilustrasi pemeriksaan gigi dan gusi (Freepik.com)

2. Foto

Paling penting dari pemeriksaan lain yaitu melakukan foto panoramik dan seafalometri.

Dengan melakukan foto panoramik, dapat terlihat kondisi struktur tulang di sekitar rahang.

Baca juga: drg. Nabila Sebut Rontgent Panoramik untuk Mengetahui Kondisi Gigi Bungsu yang Akan Tumbuh

Sementara sefalometri, berfungsi untuk mengetahui tingkat inklinasi gigi dan posisi maksila.

2 dari 4 halaman

"Oh yang bermasalah ini rahang atasnya, abnormal bertumbuh jauh, maka harus kita tarik ke belakang," papar Ardiansyah.

ilustrasi rontgent panoramik
ilustrasi rontgent panoramik (pixabay.com)

Setelah pencetakan dan pengukuran dilakukan lalu ditemukan indikasi pasien memang harus menggunakan Headgear, maka dokter gigi akan menyediakan.

3. Sesuaikan indikasi

Setelah lolos uji pemeriksaan, maka tahap selanjutnya memasang Headgear sesuai indikasi.

Dalam pemakaian Headgear dilakukan dengan cara melakukan penekanan pada rahang atas agar mundur.

Baca juga: Ragam Penyebab Rahang Atas Maju, Dokter Sebut Salah Satunya Kebiasaan Menghisap Jempol

Sehingga Headgear berfungsi menarik maksila agar rahang atas bisa mundur yang ditempatkan di belakang kepala.

Meski melakukan prinsip kerja penekanan, namun pada dasarnya prosedur penekanan ini tidak bisa dilakukan sembarangan.

"Tidak bisa semaunya saja, karena ada kawat yang melekat ke gigi."

"Nah gigi ini nanti yang kita tarik mundur, kalau kita ingin mendorong rahang ke belakang," jelas Ardiansyah.

Ilustrasi gigi
Ilustrasi gigi (Freepik.com)

Jika hanya menekan pada rahang saja, maka dokter gigi akan mengikatkan seluruh gigi.

3 dari 4 halaman

Lalu akan terdapat karet yang akan direkatkan pada Headgear dengan ukuran tekanan yang tepat.

Ardiansyah menyebut, dalam menggerakan gigi (satu sisi) tekanan yang dibutuhkan hanya sebatas 250 gram.

Baca juga: Memahami Kondisi Periodontitis dari Dr. drg. Munawir H. Usman, SKG., MAP

Namun jika untuk menggerakkan rahang atau skeletal, dibutuhkan tekanan mulai dari 350 sampai 500 gram persisi.

Kegunaan Headgear

Pada prinsipnya alat Orthodonti adalah berfungsi memperbaiki hubungan antar gigi dan rahang.

Namun lebih dari itu, alat Orthodonti juga bermanfaat untuk memperbaiki hubungan antara rahang atas dan bawah.

Headgear
Headgear (labbefamilyortho.com)

Karena sering dijumpai terdapat bentuk rahang atas dan bawah yang tidak sesuai.

Misalnya posisi rahang atas yang lebih maju daripada rahang bawah.

Baca juga: Tak Hanya Penumpukan Jamur Saja, Kenai Penyebab Munculnya Bintik Putih pada Lidah

Untuk memperbaiki hubungan rahang atas dan bawah ini terdapat suatu alat bernama Headgear.

"Prinsip penggunaan Headgear untuk kasus rahang atas yang maju."

4 dari 4 halaman

"Jika rahang atas maju, maka kita harus memundurkan. Menekan rahang atas itu untuk mundur," terang Ardiansyah.

Baca juga: Kebiasaan Mengunyah Terus-menerus Membuat Otot Rahang Lebih Besar, Akibatnya Wajah Menjadi Lebar

Dalam definisinya ada kasus Maloklusi kelas II skeletal.

Maloklusi kelas II skeletal ditandai dengan rahang atas yang lebih maju daripada rahang bawah.

Terdapat 3 macam penyebab kasus Maloklusi kelas II skeletal.

Yakni:

1. Rahang atas abnormal (maju) sedangkan rahang bawah normal

Ilustrasi alami masalah rahang
Ilustrasi alami masalah rahang (yourdentistryguide.com)

2. Rahang atas normal sedangkan rahang bawah tidak berkembang (kecil)

3. dan dua-duanya.

Untuk melihat kondisi diatas dapat dilakukan melalui foto sefalometri.

Selanjutnya jika telah mendapatkan evaluasi dan analisa dari dokter gigi, misalnya rahang atas maju, maka perlu melakukan penekanan pada rahang atas agar mundur.

Baca juga: drg. R. Ngt. Anastasia Benarkan jika Defisiensi Nutrisi Bisa Memengaruhi Proses Erupsi Gigi

Upaya ini dapat dilakukan dengan bantuan Headgear yang berfungsi menarik maksila agar rahang atas bisa mundur yang ditempatkan di belakang kepala.

"Jadi menggunakan kepala untuk menarik maksila ke belakang," ungkap Ardiansyah.

Dalam penggunaanya, saat ingin makan Headgear perlu dilepas terlebih dahulu.

Lama Penggunaan

Lama penggunaan Headgear umumnya berlangsung hingga 6 bulan.

Meskipun secara prinsip, penggunaan Headgear juga bisa saja berlangsung dalam kurun waktu 3 bulan.

"Secara prinsip 3 bulan saja sudah bisa kalau sudah terkoreksi relasi (rahang atas dan bawah) yang kita inginkan," tutur Ardiansyah.

Pemasangan Headgear
Pemasangan Headgear (Preferreddentalcaresantarosa.com)

Diketahui terdapat batas normal hubungan antara rahang atas dan rahang bawah.

Jika batas normal rahang tersebut sudah didapatkan, maka perawatan Headgear bisa dihentikan.

Meski demikian, Headgear juga tidak bisa digunakan terlalu lama. Misalnya 1 tahun.

Baca juga: Kandungan Asam dari Makanan Maupun Bahan Kimia Bisa Menyebabkan Gigi Mengalami Erosi

Karena dikhawatirkan tulang akan mengalami nekrosis (mati akibat tekanan).

Usia Memakai Headgear

Headgear lebih dianjurkan digunakan pada usia tumbuh kembang.

"Headgear ini disarankan pada usia tumbuh kembang, yaitu usia 10 tahun keatas sampai usia 15, 16 tahun," ungkap Ardiansyah.

Sehingga Headgear tidak diperkenankan pada usia anak-anak.

Ilustrasi penggunaan headgear
Ilustrasi penggunaan headgear (hipwee.com)

Lantaran tulang pada anak-anak masih lunak dan hubungan antara rahang masih belum begitu matang.

Namun jika ingin memperbaiki hubungan antar rahang, maka pada usia anak-anak bisa mencoba melakukan perawatan orthodonti jenis lainnya.

Headgear Beda dengan Behel Gigi

Perawatan Orthodonti memiliki beragam jenis.

Salah satu yang dikenal adalah penggunaan behel gigi.

Ilustrasi penggunaan behel gigi
Ilustrasi penggunaan behel gigi (Freepik.com)

Meski sama-sama sebagai perawatan Orthodonti, namun behel gigi dan Headgear adalah dua alat yang berbeda.

Berdasarkan penuturan Ardiansyah, behel gigi bisa mengatasi gigi berjejal dan hubungan skeletal yang tidak parah.

Namun jika kondisi di atas terjadi pada usia tumbuh kembang perlu menggunakan alat myofungsional.

Baca juga: Kenali 6 Anomali yang Dapat Terjadi Akibat Permasalahan Gigi Bungsu, Berikut Ulasan drg. Anastasia

Lalu bila terjadi masalah skeletal yang parah pada orang dewasa, langkah tepat yang bisa dilakukan adalah melakukan perawatan Headgear.

"Jadi Headgear ini hanya diperuntukkan mengoreksi skeletal, rahang. Khusus untuk maloklusi kelas II dengan rahang atas yang maju," kata Ardiansyah.

Berbeda jika memiliki masalah gigi miring, maka perlu menggunakan behel.

Penjelasan Dokter Gigi Spesialis Orthodonsia, drg. Ardiansyah S. Pawinru, Sp.Ort(K) dilansir Tribunhealth.com dari tayangan YouTube Tribunhealth, Kamis (12/5/2022)

(Tribunhealth.com/Ranum Kumala Dewi)

Selanjutnya
Penulis: Ranum Kumala Dewi
Editor: Ahmad Nur Rosikin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved