Breaking News:

Jika Tak Diobati, Fibrilasi Atrium Bisa Sebabkan Komplikasi Stroke dan Gagal Jantung

Pada fibrilasi atrium, detak jantung menjadi tidak beraturan dan cenderung cepat

Pixabay
Ilustrasi detak jantung normal 

TRIBUNHEALTH.COM - Fibrilasi atrium adalah salah satu masalah yang bisa terjadi pada jantung.

Gangguan ini merupakan salah satu gangguan irama jantung.

Pada fibrilasi atrium, detak jantung menjadi tidak beraturan dan cenderung cepat.

Fibrilasi atrium bisa memicu komplikasi jika tak segera mendapat penanganan.

Dua kondisi serius yang mengintai penyakit ini adalah stroke dan gagal jantung, dilansir TribunHealth.com dari National Health Service (NHS), Senin (28/3/2022).

Stroke

Ilustrasi stroke ringan
Ilustrasi stroke ringan (Tribunnews.com)

Baca juga: Tingginya Faktor Risiko dan Kasus Obesitas Anak Dapat Meningkatkan Kasus Stroke Pada Anak

Baca juga: Tak Hanya Stroke, Kelumpuhan pada Wajah Bisa Terjadi Akibat Bells Palsy

Ketika bilik atas jantung (atrium) tidak memompa secara efisien, seperti pada fibrilasi atrium, ada risiko pembentukan gumpalan darah.

Gumpalan darah ini dapat bergerak ke ruang bawah jantung (ventrikel) dan dipompa ke suplai darah ke paru-paru atau sirkulasi darah umum.

Gumpalan dalam sirkulasi umum dapat menyumbat arteri di otak, menyebabkan stroke.

Fibrilasi atrium meningkatkan risiko stroke sekitar 5 kali lipat.

2 dari 2 halaman

Tetapi risikonya tergantung pada sejumlah faktor, termasuk usia dan apakah memiliki tekanan darah tinggi (hipertensi), gagal jantung, diabetes, dan riwayat pembekuan darah sebelumnya.

Baca juga: Konsumsi Pisang Bisa Tingkatkan Kesehatan Jantung hingga Sensitivitas Insulin

Baca juga: Pentingnya Olahraga dengan Durasi Minimal 15 Menit Sehari, untuk Menjaga Kesehatan Jantung

ilustrasi seseorang yang mengalami gagal jantung
ilustrasi seseorang yang mengalami gagal jantung (kompas.com)

Gagal jantung

Jika fibrilasi atrium terjadi terus-menerus, jantung seseorang bisa menjadi lemah.

Dalam kasus ekstrim, ini dapat menyebabkan gagal jantung.

Pasalnya jantung tidak dapat memompa darah ke seluruh tubuh secara efisien.

Baca berita lain tentang kesehatan umum di sini.

(TribunHealth.com/Nur)

Selanjutnya
Penulis: Ahmad Nur Rosikin
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved