Breaking News:

dr. Mustopa, Sp.PD Sebut Sleep Apnea Berat Memerlukan Penanganan Medis

Sleep apnea merupakan gangguan tidur. Seseorang yang menderita sleep apnea seringkali mengalami henti nafas sesaat ketika mereka sedang tertidur.

lifestyle.kompas.com
ilustrasi pengobatan sleep apnea secara medis 

TRIBUNHEALTH.COM - Tanpa disadari seseorang yang mengalami sleep apnea akan mengalami keluhan ngorok ketika tidur dan merasa ngantuk meskipun tertidur lama.

Namun, penderita sleep apnea tidak menyadari gejala yang dialami tersebut.

Gejala akan disadari oleh seseorang yang tidur dengan penderita sleep apnea.

Beberapa tanda-tanda seseorang mengalami sleep apnea adalah:

- Pasien sering terbangun saat tidur karena saat malam hari terasa tercekik

- Mengorok

- Berhenti napas selama beberapa kali saat tidur

ilustrasi pengobatan sleep apnea secara medis
ilustrasi pengobatan sleep apnea secara medis (lifestyle.kompas.com)

Baca juga: Sering Menatap Layar Disarankan Sering Berkedip Agar Terhindar dari Syndrome

- Susah tidur

- Sering pusing saat bangun tidur

- Sering mengantuk terutama saat siang

2 dari 4 halaman

- Susah untuk konsentrasi dan sering memgalami perubahan mood

Beberapa faktor resiko sleep apnes antara lain:

- Pada orang merokok dan alkoholik

- Usia 40 tahun lebih

- Memiliki amandel besar dan lidah besar

- Hambatan pada hidung bisa karena hidung yang bengkok

- Laki-laki lebih sering dibanding perempuan

Baca juga: dr. Prasna Sebut Orangtua Dehidrasi ketika Diare akan Mengganggu Kesehatan Ginjal

Jika sleep apnea masih ringan, pengobatan dapat ditangani sendiri misal dengan merubah posisi tidur, hindari alkohol dan rokok, mengurangi berat badan.

Apabila sleep apnea sudah tergolong berat, bagaimana cara pengobatannya?

Berikut adalah penjelasan dr. Mustopa Sp.PD, seorang dokter spesialis penyakit dalam.

3 dari 4 halaman

Ia merupakan seorang dokter spesialis penyakit dalam.

Saat ini, dr. Mustopa Sp.PD sedang menjalankan praktek di dua rumah sakit (RS).

Diantaranya yaitu:

- RS Nirmala Suri Sukoharjo

- RS PKU Muhammadiyah Sukoharjo

Baca juga: drg. Ardiansyah S. Pawinru, Sp.Ort(K) Sebut Jika Dokter Gigi Juga Memiliki Beberapa Spesialis

Sebelum berprofesi sebagai seorang dokter, dirinya sempat mengenyam berbagai jenjang pendidikan.

Berikut riwayat pendidikan yang telah ditempuh:

- SD Al-Islam Jamsaren Surakarta

- SMP Negeri 4 Surakarta

- SMA Negeri 1 Surakarta

4 dari 4 halaman

- S1 dokter di Fakultas Kedokteran UNS

- S2 pendidikan dokter spesialis penyakit dalam di Fakultas Kedokteran UNS

Profil lengkap dr. Mustopa Sp.PD bisa dilihat disini

Baca juga: Status Warna PeduliLindungi akan Berubah sesuai Hasil Tes PCR dan Isoman Selesai, Baca Ketentuannya

Pertanyaan:

Apabila sleep apnea sudah tergolong berat, bagaimana cara pengobatannya?

Anggra, Solo

dr. Mustopa Sp.PD menjawab:

Jika sudah berat, biasanya butuh penanganan medis dengan alat-alat khusus dari medis seperti terapi alat dengan CPAP (continuous positive airway pressure) yang berfungsi mencegah tenggorokan, menutup dan mengurangi gejala yang muncul.

(TribunHealth.com/Putri Pramesti Anggraini)

Selanjutnya
Penulis: Putri Pramestianggraini
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved