Breaking News:

Penggunaan Minyak Zaitun Bisa Turunkan Risiko Kematian Akibat Penyakit Jantung hingga Kanker

Sebuah studi menganalisis dampak positif penggunaan minyak zaitun, bisa menurunkan risiko kematian akibat penyakit

Kompas.com
ilustrasi minyak zaitun 

TRIBUNHEALTH.COM - Minyak zaitun disebut sebagai salah satu bahan masak yang bisa menurunkan risiko kematian.

Sebuah penelitian baru menemukan bahwa minyak zaitun juga dapat mengurangi risiko kematian karena berbagai penyebab.

Studi yang diterbitkan dalam Journal of American College of Cardiology itu, melaporkan bahwa mengonsumsi lebih dari tujuh gram minyak goreng ini terkait dengan risiko kematian yang lebih rendah.

Menurut penelitian, tujuh gram setara dengan kurang dari setengah sendok makan, dilansir TribunHealth.com dari Express.co.uk.

Minyak ini dapat menurunkan risiko kematian akibat penyakit jantung, kanker, penyakit neurodegeneratif, dan penyakit pernapasan.

Baca juga: Intip Manfaat Zaitun, Salah Satunya Untuk Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Baca juga: dr. Tan Shot Yen Ingatkan Goreng Makanan Pakai Margarin Tak Kalah Bahaya dengan Minyak Goreng

Ilustras minyak zaitun dan irisan kulit lemon
Ilustras minyak zaitun dan irisan kulit lemon (wow.tribunnews.com)

Penyakit neurodegeneratif menggambarkan kondisi yang mengakibatkan degenerasi progresif dan kematian sel saraf, misalnya demensia, menurut Physiopedia.

Sedangkan penyakit pernapasan termasuk seperti fibrosis, pneumonia, dan kanker paru-paru, seperti dilansir National Cancer Institute.

Studi baru merinci bahwa menukar sekitar 10 gram margarin, mentega, atau mayones dengan jumlah minyak zaitun yang setara juga dapat menurunkan risiko kematian.

Studi ini mengamati lebih dari 90.000 orang dari berbagai studi.

Pola makan mereka dinilai melalui kuesioner setiap empat tahun.

Baca juga: Studi Sebut Asam Lemak dalam Minyak Sawit Bisa Dorong Penyebaran Kanker ke Organ Lain

Baca juga: dr. Tan Shot Yen Jelaskan Batas Konsumsi Gula, Garam, dan Minyak dalam Sehari

Ilustrasi minyak zaitun untuk kesehatan paru-paru
Ilustrasi minyak zaitun untuk kesehatan paru-paru (kaltim.tribunnews.com)

Para peneliti juga memperhatikan bahwa peserta yang mengonsumsi minyak zaitun seringkali lebih aktif secara fisik, keturunan Eropa selatan, atau Mediterania, dan makan lebih banyak buah serta sayuran.

Ketika tim peneliti membandingkan mereka yang rutin mengonsumsi minyak zaitun dengan mereka yang jarang atau tidak pernah menggunakannya, mereka melihat risiko kematian yang lebih rendah dari berbagai penyebab.

Studi tersebut juga menunjukkan bahwa mengganti 10 gram lemak lain, seperti margarin, mentega, mayones, dan lemak susu, dengan minyak zaitun juga dikaitkan dengan risiko yang lebih rendah, tercatat antara delapan hingga 34 persen.

Mengganti minyak zaitun dengan minyak nabati lainnya menunjukkan “tidak ada hubungan yang signifikan”.

Baca berita lain tentang kesehatan umum di sini.

(TribunHealth.com/Nur)

Penulis: anrosikin
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved