Breaking News:

Kenali Penyakit Pitted Keratolystis, Munculnya Lubang-lubang pada Permukaan Kulit

Penyakit lubang-lubang pada permukaan kulit tentu tidak asing beredar di internet. Penyakit tersebut ialah Pitted Keratolystis yang menyerang kulit.

freepik.com
ilustrasi kaki yang mengalami Pitted keratolystis 

TRIBUNHEALTH.COM - Pitted keratolystis adalah penyakit yang timbul akibat infeksi bakteri Coryneform, Micrococcus sedentarius, Actinomyces keratolytica dan Dermatophilus congolensis.

Bakteri tersebut berada di dalam lapisan kulit paling atas dan memakan sel-sel kulit tersebut.

Munculnya lubang-lubang pada kulit tersebut karena dimakan oleh bakteri tersebut.

Bakteri penyebab Pitted keratolystis sebenarnya berada di sekitar lingkungan kita.

Beberapa faktor resiko seseorang mengalami Pitted keratolystis yakni:

- Sering telanjang kaki

- Kaki lebih sering berkeringat dan menggunakan sepatu dalam waktu lama

ilustrasi kaki yang mengalami Pitted keratolystis
ilustrasi kaki yang mengalami Pitted keratolystis (freepik.com)

Baca juga: Waspada, Usia Remaja Beresiko Lebih Besar Mengalami Infeksi Menular Seksual

- Penyakit kronis, seperti penyakit gula atau penyakit lain yang membuat sistem imun rendah

- Tertular dari penderita Pitted keratolystis melalui barang yang digunakan bersama

- Seringnya beraktivitas di luar ruangan dan menggunakan sepatu yang tertutup

Penularan Pitted keratolystis bisa terjadi karena pengaruh lingkungan yang kotor.

dr. Desidera menyampaikan bahwa penyakit Pitted keratolystis lebih banyak dialami oleh laki-laki karena kemungkinan higienitas laki-laki lebih buruk dari perempuan.

Baca juga: drg. Anastasia Sebut Penambalan Gigi Dapat Memicu Kejadian Trauma Jaringan Lunak Rongga Mulut

Gejala awal seseorang mengalami infeksi bakteri tersebut adalah:

- Munculnya bau pada kaki.

Ketika bakteri mulai memakan sel-sel kulit, bakteri juga kan mengeluarkan gas sulfur yang menyebabkan bau kaki.

- Munculnya rasa gatal pada kaki

Keluhan gatal tersebut lama-kelamaan akan muncul lubang pada kaki.

Apabila lubang tersebut dibiarkan, maka lama-kelamaan lubang akan semakin banyak dan antar lubang akan menyatu sehingga menyebabkan luka yang berukuran besar.

Pitted keratolystis bisa terjadi pada telapak tangan, tetapi jauh lebih jarang.

Baca juga: 3 Kebiasaan yang Bisa Turunkan Berat Badan, Termasuk Sarapan Tinggi Protein

Lubang dari Pitted keratolystis berukuran antara 0,65mm-1mm.

Halaman
12
Penulis: Putri Pramestianggraini
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved