Breaking News:

Berbagai Aktivitas Paling Berisiko Tertular Covid-19, Berbelanja hingga Gunakan Angkutan Umum

Pandemi belum usai, beberapa aktivitas ini berisiko menularkan virus corona

pixabay.com
ilustrasi seseorang yang mengalami positif covid 

TRIBUNHEALTH.COM - Virus Watch Study dari SAGE mengamati aktivitas sehari-hari yang berisiko tertular Covid.

Mereka mengamati lebih dari 10.000 orang di Inggris dan Wales.

Data tersebut membandingkan gelombang kedua pandemi antara Oktober 2020 dan April 2021 dengan saat tidak ada pembatasan dari September hingga November tahun lalu.

Menurut temuan mereka, aktivitas paling berisiko di kedua kerangka waktu ini adalah berbelanja.

Mereka menemukan bahwa berbelanja seminggu sekali selama gelombang kedua menimbulkan risiko lebih dari satu setengah lebih tinggi untuk tertular virus.

Saat berbelanja mingguan tanpa adanya pembatasan di tempat belanja, mewakili risiko dua kali lipat, dilansir TribunHealth.com dari Express, Senin (10/1/2022).

ilustrasi covid-19
ilustrasi covid-19 (pixabay.com)

Baca juga: Pasien Covid-19 yang Tidak Tercukupi Asupan Nutrisi Beresiko Menambah Keparahan Penyakit

Baca juga: 4 Penyebab Batuk pada Anak, Mulai dari Pilek Biasa hingga Infeksi Covid-19

Aktivitas paling berisiko berikutnya adalah olahraga di luar ruangan dengan skor 1,36 persen.

Namun, para peneliti menyarankan ini mungkin karena aspek sosial dari aktivitas daripada olahraga itu sendiri.

Aktivitas berisiko lainnya termasuk pergi ke restoran, pub, bar, dan naik transportasi umum.

Risiko tes positif setelah itu tercatat sekitar 1,3 kali, selama periode tanpa pembatasan.

Data menunjukkan bahwa bentuk transportasi terburuk untuk menuarkan Covid tampaknya adalah bus.

ilustrasi terkena covid
ilustrasi terkena covid (freepik.com)

Baca juga: Kabar Baik, Ahli Perkirakan Status Covid-19 Bisa Turun Jadi Endemik dalam Beberapa Bulan Mendatang

Baca juga: Bayi Ikut Dapatkan Antibodi jika Ibu Hamil Lakukan Vaksinasi Covid-19

Pergi ke klub memiliki risiko yang sama dengan pergi ke pub atau bar.

Kegiatan yang paling tidak berisiko adalah mengunjungi penata rambut, tukang cukur, salon kuku, atau salon kecantikan.

"Tidak ada bukti bagus tentang peningkatan risiko" dari menghadiri bioskop, teater, konser, atau acara olahraga dalam ruangan, lapor studi tersebut.

Namun, penelitian baru hanya melihat data sebelum munculnya Omicron.

Varian Omicron pertama kali muncul di Inggris pada 27 November dan kasus meningkat dari pertengahan Desember.

Varian baru diyakini lebih menular tetapi menyebabkan penyakit yang tidak terlalu parah.

Jumlah kasus baru yang tercatat kemarin adalah 178.250, menurut data pemerintah setempat.

Setiap orang didesak untuk mendapatkan suntikan booster dan memakai masker untuk mengurangi risiko penularan.

Baca berita lain tentang Covid-19 di sini.

(TribunHealth.com/Nur)

Penulis: anrosikin
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved