Breaking News:

Selain Tingkatkan Konsentrasi, Tidur yang Cukup Bisa Bantu Turunkan Berat Badan

Beberapa penelitian ilmiah mendukung bahwa orang yang tidur cukup akan memiliki berat badan terkontrol

tribunnews.com
ilustrasi manfaat tidur yang cukup 

TRIBUNHEALTH.COM - Mendapatkan tidur malam yang cukup ternyata bisa membantu mengontrol atau menurunkan berat badan.

Sejumlah penelitian telah mengaitkan tidur pendek dengan risiko kenaikan berat badan yang lebih besar dan indeks massa tubuh (BMI) yang lebih tinggi.

Tidur pendek di sini didefinisikan sebagai tidur kurang dari 7 jam per malam, sebagaimana dilansir TribunHealth.com dari Healthline, Minggu (9/1/2022).

Misalnya saja, sebuah analisis tahun 2020 menemukan bahwa orang dewasa yang tidur kurang dari 7 jam per malam memiliki 41% peningkatan risiko terkena obesitas.

Sementara itu, tidur lebih lama justru tidak meningkatkan risiko.

Baca juga: dr. Andreas Prasadja Berikan Solusi untuk Mengatasi Kebiasaan Tidak Tidur saat Malam Hari

Baca juga: Olahraga Berenang Bermanfaat untuk Tingkatkan Mood dan Kualitas Tidur

ilustrasi tidur
ilustrasi tidur (kompas.com)

Efek tidur pada penambahan berat badan diyakini dipengaruhi oleh banyak faktor, termasuk hormon dan motivasi untuk berolahraga.

Misalnya, kurang tidur meningkatkan kadar ghrelin dan menurunkan kadar leptin.

Ghrelin adalah hormon yang membuat merasa lapar sedangkan leptin membuat kita merasa kenyang.

Ini dapat menyebabkan seseorang merasa lebih lapar dan makan berlebihan.

Hal ini didukung oleh berbagai penelitian yang menunjukkan bahwa individu yang kurang tidur memiliki nafsu makan yang lebih besar dan cenderung mengonsumsi lebih banyak kalori.

Ilustrasi rajin berolahraga
Ilustrasi rajin berolahraga (Pixabay)

Terlebih lagi, untuk mengimbangi kekurangan energi, kurang tidur dapat membuat seseorang menginginkan makanan yang lebih tinggi gula dan lemaknya, karena kandungan kalorinya yang lebih tinggi.

Lebih buruk lagi, merasa lelah setelah tidur malam yang terlalu sedikit dapat membuat seseorang merasa tidak termotivasi untuk pergi ke gym, berjalan-jalan, atau melakukan aktivitas fisik apa pun yang disukai.

Jadi, memprioritaskan tidur dapat mendukung berat badan yang sehat.

Tingkatkan konsentrasi

Selain menurunkan berat badan, tidur yang cukup dapat meningkatkan konsentrasi dan produktivitas.

Tidur penting untuk berbagai aspek fungsi otak.

Ilustrasi otak manusia
Ilustrasi otak manusia (Pixabay)

Baca juga: Gangguan Tidur Berdampak Fatal, Salah Satunya Memicu Masalah Jantung dan Komplikasi Kesehatan

Baca juga: Seseorang yang Bangun Tidur Biasanya Menimbulkan Bau Mulut, Begini Penjelasan drg. Ari Wd Astuti

Kognisi, konsentrasi, produktivitas, dan kinerja semuanya dipengaruhi secara negatif oleh kurang tidur.

Sebuah studi khusus tentang dokter yang terlalu banyak bekerja memberikan contoh yang baik.

Ditemukan bahwa dokter dengan gangguan tidur sedang, tinggi, dan sangat tinggi adalah 54%, 96%, dan 97% lebih mungkin untuk melaporkan kesalahan medis yang signifikan secara klinis.

Pada catatan yang sama, tidur yang cukup dapat meningkatkan kinerja akademik pada anak-anak, remaja, dan dewasa muda.

Akhirnya, tidur yang baik telah terbukti meningkatkan keterampilan pemecahan masalah dan meningkatkan kinerja memori pada anak-anak dan orang dewasa.

Baca berita lain tentang kesehatan umum di sini.

(TribunHealth.com/Nur)

Penulis: anrosikin
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved