Breaking News:

dr. Cristine Angelina Purba: Tak Ada Hal Khusus yang Perlu Dihindari Setelah Melakukan Suntik Botox

Menurut dr. Cristine Angelina Purba, pasien botox boleh melakukan aktivitas seperti biasanya baik olahraga atau konsumsi makanan apapun.

tribunnews.com
Ilustrasi perawatan botox untuk menghilangkan kerutan, dr. Cristine Angelina Purba sarankan pasien tidak melakukan perawatan panas setelah suntik botox 

TRIBUNHEALTH.COM - Umumnya seseorang cukup khawatir dan menghindari beberapa hal setelah melakukan perawatan botox.

Menurut dokter, tidak ada yang perlu dihindari dan semuanya aman setelah melakukan suntik botox.

Selain itu, tidak ada pantangan makanan tertentu.

Namun dokter menyarankan agar 3 sampai 7 hari tidak melakukan perawatan yang mengandung panas seperti laser dan HIFU.

"Jadi baiknya ditunda terlebih dahulu perawatan-perawatan tersebut," pungkasnya.

Baca juga: Begini Cara Kerja Suntik Botox, dr. Cristine Angelina Purba: Menghambat Aktivitas Syaraf Otot

Ilustrasi suntik botox, menurut dr. Cristine Angelina Purba tidak ada hal khusus yang perlu dihindari setelah suntik botox
Ilustrasi suntik botox, menurut dr. Cristine Angelina Purba tidak ada hal khusus yang perlu dihindari setelah suntik botox (TribunBali.com)

Hal ini disampaikan oleh Aesthetic Doctor, dr. Cristine Angelina Purba yang dilansir oleh Tribunhealth.com dalam tayangan YouTube Tribunnews Bogor program Sapa Dokter Kecantikan edisi 22 Desember 2021.

Pasien tetap boleh melakukan aktivitas seperti biasanya baik olahraga atau konsumsi makanan apapun.

Umumnya suntik botox tidak hanya diberikan dengan satu kali suntik, hal ini tergantung dari kerutan masing-masing pasien.

Baca juga: dr. Cristine Angelina: Selain Menghilangkan Kerutan, Botox Bisa untuk Mengecilkan Pori-pori

Biasanya sebelum melakukan perawatan botox, pasien harus berkonsultasi terlebih dahulu.

Kemudian dokter akan melakukan pemeriksaan dan penilaian area-area yang dibutuhkan botox serta tingkat keparahan kerutan yang dialami pasien.

"Kalau botox itu hitungannya unit, jadi bukan suntikan per ml atau per cc," imbuhnya.

ilustrasi wanita konsultasi dengan dokter kecantikan, dr. Cristine Angelina Purba sarankan konsultasi terlebih dahulu sebelum perawatan
ilustrasi wanita konsultasi dengan dokter kecantikan, dr. Cristine Angelina Purba sarankan konsultasi terlebih dahulu sebelum perawatan (grid.id)

Biasanya akan dibagi botox atas atau botox bawah, banyak unit yang diberikan tergantung dari kebutuhan pasien.

Hal ini sama halnya dengan botox rahang, dimana jumlah unit yang diberikan tergantung dari kebutuhan pasien.

Rata-rata setiap individu bisa dimulai dari 30 unit sampai 40 unit.

Baca juga: Kurangnya Kebersihan Mulut Bisa Menjadi Penyebab Terjadinya Pengeroposan, Begini Ulasan drg. Munawir

Jumlah tersebut bisa diberikan secara keseluruhan mulai dari dahi, antar alis dan pinggir mata.

Sementara untuk botox rahang biasanya kebutuhan unitnya cukup banyak, mulai dari 25 unit per sisi.

Biasanya total sisi kanan dan kiri bisa memerlukan 50 unit hingga 60 unit tergantung dari besar otot rahangnya.

ilustrasi suntik botox, dr. Cristine Angelina Purba jelaskan banyak unit yang diperlukan pasien
ilustrasi suntik botox, dr. Cristine Angelina Purba jelaskan banyak unit yang diperlukan pasien (tribunnews.com)

Baca juga: Dr. drg. Munawir H. Usman, M.AP Ungkap Beberapa Penyebab Gigi Mengalami Pengeroposan

Penjelasan Aesthetic Doctor, dr. Cristine Angelina Purba dilansir oleh Tribunhealth.com dalam tayangan YouTube Tribunnews Bogor program Sapa Dokter Kecantikan edisi 22 Desember 2021.

(Tribunhealth.com/Dhianti)

Baca berita lain tentang kesehatan di sini.

Penulis: Dhiyanti Nawang Palupi
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved