Breaking News:

Ketahui Gejala Seseorang Mengalami Badai Sitokin, dr. Nadia Alaydrus: Bisa Menyebabkan Kematian

Menurut dr. Nadia Alaydrus kondisi badai sitokin bisa menyebabkan terjadinya kerusakkan organ.

health.grid.id
Ilustrasi kondisi badai sitokin, dr. Nadia Alaydrus ungkap gejalanya 

TRIBUNHEALTH.COM - Badai sitokin merupakan salah satu komplikasi serius yang rentan dialami oleh pengidap COVID-19.

Kondisi badai sitokin perlu diwaspadai dan perlu segera ditangani secara intensif.

Dokter menuturkan jika sitokin adalah protein di dalam tubuh yang berfungsi menjaga kekebalan tubuh.

Pada kondisi normal, sitokin membantu sistem imun untuk berkoordinasi dengan baik dalam melawan bakteri atau virus penyebab infeksi.

Baca juga: Makanan hingga Faktor Psikologis Bisa Picu Serangan Migrain, Termasuk Stres dan Kecemasan

"Akan tetapi, ketika terjadi badai sitokin produksi protein akan langsung banyak dan dalam waktu yang cepat di dalam darah," pungkasnya.

Hal ini disampaikan oleh Dokter Umum, dr. Nadia Alaydrus yang dilansir oleh Tribunhealth.com dalam tayangan YouTube Kemkominfo TV program Dear Doctor edisi 07 Oktober 2021.

Ilustrasi pasien badai sitokin, dr. Nadia Alaydrus sebut bisa menyebabkan seseorang kehilangan nyawa
Ilustrasi pasien badai sitokin, dr. Nadia Alaydrus sebut bisa menyebabkan seseorang kehilangan nyawa (kompas.com)

Akibat produksi yang terlalu banyak tersebut bisa menyerang tubuh kita sendiri dan menyebabkan kerusakkan organ.

Gejala yang muncul bisa berupa demam yang tinggi, sesak nafas, denyut nadi menjadi cepat, mual muntah hingga kejang.

Kondisi tersebut umumnya terjadi sekitar 6-7 hari setelah gejala COVID-19 muncul.

Baca juga: 3 Fase Sakit Kepala Migrain dan Gejala yang Muncul, Bisa Terjadi Mual dan Muntah

Menurut dokter kondisi tersebut bisa menyebabkan kematian.

Kondisi inilah yang membuat badai sitokin perlu diwaspadai.

Seseorang yang mengalami badai sitokin memerlukan perawatan di unit perawatan intensif.

Ilustrasi pasien sudah negatif COVID-19 namun terkena badai sitokin, dr. Nadia Alaydrus ingatkan untuk waspadai kondisi badai sitokin
Ilustrasi pasien sudah negatif COVID-19 namun terkena badai sitokin, dr. Nadia Alaydrus ingatkan untuk waspadai kondisi badai sitokin (regional.kompas.com)

Untuk menghindari kondisi tersebut, maka disarankan untuk selalu mematuhi protokol kesehatan dimanapun berada.

Baca juga: Radang Gusi Dapat Sebabkan Gigi Tanggal jika Tak Diobati, Penderita Diabetes Lebih Berisiko

Penjelasan Dokter Umum, dr. Nadia Alaydrus dilansir oleh Tribunhealth.com dalam tayangan YouTube Kemkominfo TV program Dear Doctor edisi 07 Oktober 2021.

(Tribunhealth.com/Dhiyanti)

Baca berita lain tentang kesehatan di sini.

Penulis: Dhiyanti Nawang Palupi
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved