Breaking News:

Vaksin AstraZeneca Punya Efek Samping Pembekuan Darah, Ilmuwan Telah Temukan Penyebabnya

Penelitian yang dilakukan oleh sejumlah ilmuwan berhasil mengidentifikasi mengapa AstraZeneca picu pembekuan darah

Pixabay
Seorang pekerja medis menunjukkan botol vaksin AstraZeneca melawan virus corona Covid-19 di sebuah rumah sakit di Phnom Penh pada 22 Maret 2021. 

TRIBUNHEALTH.COM - Para ilmuwan mulai menemukan teka-teki di balik pembekuan darah pasca vaksinasi vaksin Oxford AstraZeneca.

Menurut tim peneliti internasional dari Cardiff dan AS, reaksi tersebut dapat dilacak pada cara adenovirus.

Dilansir TribunHealth.com dari Independent pada Kamis (2/12/2021), adenovirus digunakan oleh vaksin untuk memindahkan materi genetik virus corona ke dalam sel yang berikatan dengan protein spesifik dalam darah, yang dikenal sebagai faktor trombosit 4 (PF4).

Para peneliti berpikir adenovirus dapat memicu reaksi berantai dalam sistem kekebalan yang dapat berujung pada pengembangan pembekuan darah, suatu kondisi yang dikenal sebagai vaccine-induced immune thrombotic thrombocytopenia (VITT).

Baca juga: AstraZeneca Kembangkan Injeksi Antibodi Virus Corona, Terbukti Bisa Cegah dan Obati Covid-19

Baca juga: Ilmuwan Oxford Gunakan Teknologi Vaksin AstraZeneca untuk Lawan Sel Kanker

Ilustrasi vaksin AstraZeneca batch CTMAV547
Ilustrasi vaksin AstraZeneca batch CTMAV547 (Tribunnews.com)

Profesor Alan Parker dari Fakultas Kedokteran Universitas Cardiff, mengatakan: “VITT hanya terjadi dalam kasus yang sangat jarang karena rangkaian peristiwa kompleks perlu dilakukan untuk memicu efek samping yang sangat langka ini."

“Data kami mengkonfirmasi PF4 dapat mengikat adenovirus, langkah penting dalam mengungkap mekanisme yang mendasari VITT. Membangun mekanisme dapat membantu mencegah dan mengobati gangguan ini."

“Kami berharap temuan kami dapat digunakan untuk lebih memahami efek samping langka dari vaksin baru ini – dan berpotensi untuk merancang vaksin baru dan lebih baik untuk mengubah gelombang pandemi global ini,” tambahnya.

(FILES) Dalam foto file ini diambil pada 18 Maret 2021 Botol dengan vaksin AstraZeneca COVID-19 melawan virus corona baru digambarkan di pusat vaksinasi di Nuremberg, Jerman selatan. Vaksin Covid-19 AstraZeneca 79 persen efektif mencegah penyakit dan tidak meningkatkan risiko penggumpalan darah, kata perusahaan bioteknologi itu pada 22 Maret, setelah uji coba efisiensi fase III AS. Tembakan itu juga efektif 80 persen untuk usia di atas 65 tahun, katanya. Beberapa negara telah menyarankan agar tidak memberikan jab kepada orang tua karena kurangnya data di antara peserta lansia dalam uji coba sebelumnya.
(FILES) Dalam foto file ini diambil pada 18 Maret 2021 Botol dengan vaksin AstraZeneca COVID-19 melawan virus corona baru digambarkan di pusat vaksinasi di Nuremberg, Jerman selatan. Vaksin Covid-19 AstraZeneca 79 persen efektif mencegah penyakit dan tidak meningkatkan risiko penggumpalan darah, kata perusahaan bioteknologi itu pada 22 Maret, setelah uji coba efisiensi fase III AS. Tembakan itu juga efektif 80 persen untuk usia di atas 65 tahun, katanya. Beberapa negara telah menyarankan agar tidak memberikan jab kepada orang tua karena kurangnya data di antara peserta lansia dalam uji coba sebelumnya. (Christof STACHE / AFP)

Baca juga: Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan Jelaskan Keamanan AstraZeneca Batch CTMAV547

Baca juga: Serba serbi Vaksin AstraZeneca yang Perlu Diketahui

Ilmuwan dari AstraZeneca juga ambil bagian dalam penelitian yang dipublikasikan di jurnal Science Advances tersebut.

Seorang juru bicara perusahaan mengatakan kepada BBC: "Meskipun penelitian ini tidak pasti, ini menawarkan wawasan yang menarik dan AstraZeneca sedang mencari cara untuk memanfaatkan temuan ini sebagai bagian dari upaya kami untuk menghilangkan efek samping yang sangat langka ini."

Baca berita lain tentang Covid-19 di sini.

(TribunHealth.com/Nur)

Penulis: anrosikin
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved