Breaking News:

dr. Olga Rasiyanti Siregar: Biasanya Penyandang Thalasemia Tidak Menunjukkan Gejala yang Khas

dr. Olga Rasiyanti Siregar, M.Ked(Ped), Sp.A(K) sarankan jika sebelum menikah diperlukan pemeriksaan Hb elektroforesis.

TribunTimur.com
Ilustrasi penyandang thalasemia, simak ulasan dr. Olga Rasiyanti Siregar, M.Ked(Ped), Sp.A(K) 

TRIBUNHEALTH.COM - Thalasemia merupakan penyakit darah bawaan yang sebenarnya bisa dicegah dengan menghindari memilih pasangan hidup yang membawa gen thalasemia.

Dokter mengungkapkan jika thalasemia termasuk jenis dari anemia yaitu anemia hemolitik yang diturunkan.

Dokter Spesialis Anak Konsultan Hematologi Onkologi, dr. Olga Rasiyanti Siregar, M.Ked(Ped), Sp.A(K) sarankan jika sebelum menikah diperlukan pemeriksaan Hb elektroforesis.

Baca juga: Bayi yang Akan Lahir Bisa Diprediksi Tingginya, Ini Rumus Menghitung Perkiraan Tinggi Badan

Dimana tujuan dari tes Hb elektroforesis untuk mendiagnosis penyakit kelainan hemoglobin.

Sehingga anak yang dilahirkan dapat terhindar dari penyakit thalasemia maupun penyakit darah lainnya.

Ilustrasi seseorang transfusi darah karena menderita thalasemia, simak ulasan dr. Olga Rasiyanti Siregar, M.Ked(Ped), Sp.A(K)
Ilustrasi seseorang transfusi darah karena menderita thalasemia, simak ulasan dr. Olga Rasiyanti Siregar, M.Ked(Ped), Sp.A(K) (Kompas.com)

Hal ini disampaikan oleh Dokter Spesialis Anak Konsultan Hematologi Onkologi, dr. Olga Rasiyanti Siregar, M.Ked(Ped), Sp.A(K) yang dilansir oleh Tribunhealth.com dalam tayangan YouTube Tribun Health program Healthy Talk edisi 20 November 2021.

Menurut dokter, biasanya penyandang tidak menunjukkan gejala yang khas.

Baca juga: Gejala Kolesterol Tinggi Bisa Muncul di Area Kaki, Makin Terasa Parah pada Malam Hari

Umumnya gejala thalasemia antara lain:

1. Pucat

2. Lemas

Ilustrasi penderita thalasemi yang cenderung pucat, begini ulasan dr. Olga Rasiyanti Siregar, M.Ked(Ped), Sp.A(K)
Ilustrasi penderita thalasemi yang cenderung pucat, begini ulasan dr. Olga Rasiyanti Siregar, M.Ked(Ped), Sp.A(K) (m.tribunnews.com)

3. Pembesaran limpa

4. Facies cooley

5. Gigi tengah besar

Baca juga: Pemantauan Tinggi Badan pada Anak dibawah 1 Tahun Wajib Dilakukan Setiap Bulan, Ini Pesan Dokter

6. Pelebaran tulang

7. Stunting

"Jadi kalau masalah gejala bisa saja, dimana pasien tidak mengalami stunting, tidak terlalu lemas bisa saja," pungkasnya.

Akan tetapi saat dilakukan pemeriksaan Hb akan cenderung lebih rendah meskipun tidak sangat rendah.

"Kemudian kita (dokter) melakukan beberapa pemeriksaan, cenderung ini suatu hemolitik lalu kita (dokter) lakukan pemeriksaan lanjutan," tambahnya.

Ilustrasi pemeriksaan thalasemia, simak penjelasan dr. Olga Rasiyanti Siregar, M.Ked(Ped), Sp.A(K)
Ilustrasi pemeriksaan thalasemia, simak penjelasan dr. Olga Rasiyanti Siregar, M.Ked(Ped), Sp.A(K) (Pexels.com)

Dokter menuturkan jika biasanya pemeriksaan lanjutan tidak terlalu spesifik.

Dalam hal ini diperlukan pemeriksaan genetika atau pemeriksaan kromosom.

Baca juga: Dokter Jelaskan Efek Samping Booster Vaksin Covid-19, Tubuh Merasa Lelah dan Nyeri di Area Lengan

Penjelasan Dokter Spesialis Anak Konsultan Hematologi Onkologi, dr. Olga Rasiyanti Siregar, M.Ked(Ped), Sp.A(K) dilansir oleh Tribunhealth.com dalam tayangan YouTube Tribun Health program Healthy Talk edisi 20 November 2021.

(Tribunhealth.com/Dhiyanti)

Baca berita lain tentang kesehatan di sini.

Penulis: Dhiyanti Nawang Palupi
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved