Breaking News:

Tanpa Disadari, Sehatnya Gigi dan Mulut Berkaitan dengan Kesehatan Tubuh

Tanpa disadari mengonsumsi makanan manis akan meninggalkan sisa-sisa yang lengket pada gigi dan dapat menimbulkan masalah pada kesehatan gigi.

tribunnews.com
ilustrasi gigi sehat 

TRIBUNHEALTH.COM - Banyak sekali diantara kita yang senang mengonsumsi makanan manis sperti kue, permen, cokelat, dan lain-lain.

Tanpa disadari makanan manis bisa menempel pada gigi.

Jika tidak dibersihkan dengan sempurna, bisa menimbulkan berbagai macam penyakit.

Tidak hanya penyakit yang berkaitan dengan kesehatan gigi dan mulut, tetapi juga kesehatan organ lain.

Dikarenakan kesehatan gigi dan mulut berkaitan erat dengan organ tubuh lainnya.

Kesehatan gigi dan mulut sangat penting untuk diperhatikan, karena mulut merupakan lah satu jalan masuk ke dalam tubuh.

ilustrasi gigi sehat
ilustrasi gigi sehat (tribunnews.com)

Baca juga: Kiat-kiat Kementerian Kesehatan dalam Mencegah Kenaikan Kasus Covid-19

Sisa-sisa makanan yang dikonsumsi menempel pada gigi, jika tidak dibersihkan dengan benar akan menimbulkan sakit gigi atau bahkan gigi berlubang.

Gigi berlubang menjadi salah satu pintu masuk bakteri.

Apabila tidak menjaga kesehatan gigi dan mulut, yang sering terjadi adalah gigi berlubang dan radang gusi.

Awal permasalahan pada rongga mulut berasal dari gigi berlubang , karang gigi, dan juga bau mulut.

Permasalahan dalam rongga mulut jika dibiarkan, akan semakin parah.

Kunjungan ke dokter gigisebaiknya minimal 6 bulan sekali.

Untuk pembersihan karang gigi disesuaikan dengan kondisi karang gigi yang berbeda-beda setiap orang.

Baca juga: Komplikasi yang Kerap Terjadi Akibat Gastritis ialah Anemia Pernisiosa, Begini Kata dr. Tan Shot Yen

Jika memiliki tipe karang gigi yang gampang terbentuk, maka bisa dilakukan pembersihan karang gigi ke dokter dan tidak harus menunggu selama 6 bulan.

Percepatan dalam pembentukan karang gigi bisa disebabkan karena cara dan waktu menyikat gigi kurang tepat.

Penyikatan gigi yang kurang maksimal, akhirnya sisa makanan membentuk plak pada gigi dan lama kelamaan akan mengeras menjadi karang gigi.

Pada gigi berlubang yang belum mencapai saraf, mungkin belum menjadi pintu masuknya bakteri.

Tetapi jika lubang sudah mengenai saraf gigi, maka sudah menjadi jalan masuk bagi bakteri.

Gigi memiliki 3 lapisan yakni enamel, dentin, dan persarafan.

Baca juga: Gangguan Tidur Bisa Memicu Suatu Penyakit, Simak Ulasan Dokter Praktisi Kesehatan Tidur

Jika lubang gigi sudah mencapai saraf pada gigi, dan bakteri masuk kedalam pembuluh darah maka bakteri akan sampai ke jantung, otak, dan organ tubuh lainnya.

Halaman
12
Penulis: Putri Pramestianggraini
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved