Breaking News:

Komplikasi yang Kerap Terjadi Akibat Gastritis ialah Anemia Pernisiosa, Begini Kata dr. Tan Shot Yen

Penyakit gastritis yang dibiarkan dan tidak mendapatkan penanganan yang tepat akan menyebabkan komplikasi yang cukup serius

aceh.tribunnews.com
Ilustrasi seseorang menderita gastritis 

TRIBUNHEALTH.COM - Gastritis merupakan salah satu penyakit lambung dimana kondisi lambung mengalami peradangan akibat infeksi.

Infeksi pada lambung tersebut menyebabkan terjadinya kerusakan selaput pada lambung, sehingga kondisi tersebut membuat lambung mengalami peradangan dan pembengkakan.

Dilansir TribunHealth.com, Dokter, Filsuf, Ahli Gizi Komunitas, dr. Tan Shot Yen memberikan penjelasan dalam tayangan YouTube Tribunnews dalam program Malam Minggu Sehat.

dr. Tan Shot Yen sebut jika penyakit lambung adalah salah satu penyakit serius dan membahayakan nyawa, meskipun belum sampai terjadi kanker.

Penyakit gastritis yang dibiarkan dan tidak mendapatkan penanganan yang tepat akan menyebabkan komplikasi yang cukup serius walaupun tidak sampai kanker.

dr. Tan menjelasakan salah satu komplikasi yang sering terjadi akibat gastritis adalah anemia. Anemia tersebut disebut dengan anemia pernisiosa.

Anemia pernisiosa merupakan anemia yang terjadi bukan karena kekurangan zat besi, namun terjadi karena tubuh yang tidak mampu menyerap vitamin B12.

Baca juga: dr. Tan Shot Yen Sebut GERD dan Gastritis adalah Dua Penyakit yang Berbeda, Begini Penjelasan

Ilustrasi menderita sakit gastritis
Ilustrasi menderita sakit gastritis (Freepik.com)

Tubuh tidak mampu menyerap vitamin B12 karena terjadinya masalah lambung yang tak kunjung usia.

Selain itu, gastritis ini juga sering menyerang pada orang yang memiliki penyakit autoimun.

Seseorang dengan penyakit autoimun biasanya menifestasi dengan gastritis dan dispepsia.

dr. Tan memaparkan jika tubuh tidak dapat menyerap vitamin B12 dalam jangka waktu yang lama, dapat menyebabkan defisiensi vitamin B12.

"Jadi yang disebut dengan anemia itu tidak selalu penyakit zat besi," terang dr. Tan.

"Orang awam banyak yang hanya tau tentang cek HB saya ketika pusing, namun ketika sering sakit lambung dan pusing, maka bisa saja itu anemia pernisiosa."

dr. Tan menegaskan untuk tidak mendiagnosa penyakit sendiri tanpa bantuan dokter.

Pasalnya banyak orang yang mengetahui memiliki HB rendah kemudian konsumsi tablet tambah darah dan akhirnya semakin mual karena ternyata ia bukan menderita anemia zat besi.

Mual tersebut terjadi akibat konsumsi suplemen zat besi. Suplemen zat besi tersebut dapat memberikan rasa mual pada lambung.

Baca juga: Alkohol hingga Stres Bisa Sebabkan Kondisi Gastritis Bertambah Parah, Begini Kata dr. Tan Shot Yen

Ilustrasi seseorang menderita gastritis
Ilustrasi seseorang menderita gastritis (Pixabay.com)

"Jadi tolong diingat jika sel darah merah itu diproduksi bukan hanya dari zat besi saja, namun juga dari protein, asam folat, vitamin B12 dan banyak lagi," tegas dr. Tan.

Karena hal tersebut, dr. Tan menyarankan untuk melakukan konsultasi dengan dokter dan melakukan pemeriksaan bukan dengan mendiagnosa diri sendiri.

Apabila melakukan diagnoasa diri sendiri, ditakutkan terjadi pengobatan yang tidak tepat dan memperparah kondisi lambung.

Selain itu, gatritis juga dapat terjadi karena pola makan dan gaya hidup yang tidak sehat.

Penyakit lambung adalah penyakit yang tidak menular dan dapat dihindaari dengan menjalankan gaya hidup sehat.

Penjelasan ini disampaikan oleh Dokter, Filsuf, Ahli Gizi Komunitas, dr. Tan Shot Yen dalam tayangan YouTube Tribunnews dalam program Malam Minggu Sehat, pada 16 Oktober 2021.

Baca berita lain seputar kesehatan di sini

(Tribunhealth.com/IR)

Penulis: Irma Rahmasari
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved