Breaking News:

dr. Tan Shot Yen Jelaskan Kebutuhan Tidur Tiap Kelompok Usia Berbeda, Bayi Butuh Belasan Jam

Kebutuhan tidur manusia berbeda setiap kelompok usia, perbedaan itu untuk mendukung kebutuhan perkembangan

Pexels
Ilustrasi tidur 

TRIBUNHEALTH.COM - Tidur merupakan salah satu hal penting yang dibutuhkan oleh manusia.

Namun, kebutuhan masing-masing kelompok usia berbeda.

Hal itu disampaikan oleh dr. Tan Shot Yen ketika menjadi narasumber Malam Minggu Sehat Tribunnews.

Dokter, Filsuf, dan Ahli Gizi Komunitas itu menyebut balita membutuhkan tidur 11 hingga 13 jam per hari.

Anak berusia 5 hingga 10 tahun butuh 10-11 jam tidur.

Karena alasan itulah anak-anak diminta untuk tidur siang.

Baca juga: dr. Rimawati Tedjasukmana Tegaskan Tidur Suatu Kebutuhan yang Sangat Penting, Ketahui Fungsinya

Baca juga: dr. Rimawati Tedjasukmana Jelaskan Beberapa Penyakit yang Dapat Memengaruhi Kualitas Tidur Seseorang

Ilustrasi - bayi sedang tidur
Ilustrasi - bayi sedang tidur (Pixabay)

Pasalnya growth hormon atau hormon pertumbuhan anak muncul ketika sedang tertidur.

Remaja berusia 10 hingga 17 tahun butuh 8-9 jam tidur.

Kebutuhan ini sudah mirip dengan orang dewasa.

Berbalik dengan balita, growth hormon orang dewasa justru muncul ketika sedang beraktivitas olahraga.

Karenanya orang dewasa cukup butuh 7-8 jam tidur per hari.

Pada orang dewasa growth hormon tetap bermanfaat untuk memperbaiki sel.

Jika waktu tidur kurang dari kebutuhan, maka tentu ada efeknya.

Misalnya, daya tahan dan kekebalan tubuh menjadi menurun.

Selain itu, kebiasaan begadang ternyata juga bisa menyebabkan kegemukan, secara tidak langsung. Kok bisa?

Baca juga: Durasi Tidur Menunjukkan Kualitas Tidur yang Dimiliki oleh Seseorang, Begini Ulasan dr. Rimawati

Baca juga: Tips Merawat Kesehatan Kulit, dr. Fadlina Zainuddin: Mulai dari Olahraga hingga Tidur yang Cukup

ilustrasi seseorang yang tidur
ilustrasi seseorang yang tidur (freepik.com)

"Orang kalau ngga tidur biasanya ngapain? Nonton sambil makan," kata dr Tan dengan nada bercanda.

"Itu dia kalau jam tidur sudah lewat, tebak apa yang anda lakukan biar tidak tidur? Anda makan, dari yang sopan sampai yang tidak sopan," lanjutnya.

"Jadi orang obesitas bukan karena ngga tidurnya. Jadi dia ngga tidur, mulutnya ikut ngga tidur," tandasnya.

Sementara dampak jangka panjangnya akan lebih beragam.

Setidaknya 10 masalah ini akan muncul jika kebutuhan tidur tidak terpenuhi.

  • Meningkatkan risiko kecelakaan
  • Gangguan daya ingat dan konsentrasi
  • Perburukan masalah jantung dan pembuluh darah
  • Gangguan libido
  • Perburukan masalah depresi dan kecemasan
  • Penuaan dini
  • Pelupa
  • Kegemukan
  • Melipatgandakan risiko kematian akibat masalah kardiovaskuler.

Baca berita lain tentang kesehatan umum di sini.

(TribunHealth.com/Nur)

Penulis: anrosikin
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved