Breaking News:

Penelitian Sebut Sikat Gigi Lebih Optimal Bersihkan Plak jika Dilakukan Selama 3 Menit

Untuk menentukan apakah sikat gigi 3 menit benar-benar lebih baik, masih diperlukan penelitian lanjut

freepik.com
ilustrasi menyikat gigi 

TRIBUNHEALTH.COM - Menyikat gigi merupakan salah satu aktivitas harian yang dilakukan rutin.

Saran umum mengenai sikat gigi biasanya menganjurkan dua kali sehari, dan dilakukan setidaknya dalam dua menit setiap kali.

Namun, ada beberapa bukti yang menunjukkan menyikat gigi selama dua menit saja mungkin belum cukup, dilansir TribunHealth.com dari Independent, Selasa (2/11/2021).

Menurut penelitian, menghilangkan plak sebanyak mungkin lebih baik dalam tiga hingga empat menit.

Apakah itu berarti kita harus menggandakan waktu menyikat gigi?

Baca juga: drg. R. Ngt. Anastasia Ririen Ajarkan Cara Memilih Sikat Gigi yang Ideal dan Aman Digunakan

Baca juga: drg. Purwandito Pujoharjo: Menjaga Kebersihan Gigi Anak, Sikat Gigi Hingga Hindari Makanan Lengket

ilustrasi menyikat gigi
ilustrasi menyikat gigi (kompas.com)

Dokter gigi mulai merekomendasikan untuk menyikat gigi selama dua menit pada 1970-an, dan kemudian, menggunakan sikat gigi dengan bulu lembut.

Namun, konsensus saat ini sebagian besar didasarkan pada penelitian yang diterbitkan sejak 1990-an, yang melihat waktu menyikat, teknik, dan jenis sikat gigi.

Studi-studi ini menunjukkan dua menit menyikat menyebabkan pengurangan plak yang baik, meski bukan merupakan hasil yang paling optimal.

Namun, meskipun menyikat gigi lebih dari dua menit terbukti menghilangkan lebih banyak plak, masih ada kekurangan penelitian.

Masih diperlukan penelitan yang melihat apakah menyikat gigi lebih dari dua menit dikaitkan dengan kesehatan mulut jangka panjang yang lebih baik, jika dibandingkan dengan menyikat gigi dua menit.

Baca juga: Ciri Sikat Gigi yang Baik Menurut drg. R. Ngt. Anastasia Ririen, Segera Ganti jika Sudah Rusak

Baca juga: Dr. drg. Munawir H Usman, SKG.,MAP: Sikat Gigi Secara Teratur dapat Mencegah Terjadinya Gigi Keropos

ilustrasi menyikat gigi
ilustrasi menyikat gigi (kompas.com)

Namun, berdasarkan apa yang diketahui tentang bahaya pertumbuhan berlebih plak, kemungkinan menghilangkan lebih banyak plak setiap kali kita menyikat dikaitkan dengan kesehatan mulut yang lebih baik.

Penting juga untuk dicatat bahwa kurangnya bukti ini karena studi jangka panjang bisa sulit dilakukan.

Saat menyikat gigi, tujuan utamanya adalah untuk menghilangkan mikroba (dikenal sebagai plak gigi) dari permukaan gigi.

Plak ini merupakan akumulasi bakteri, jamur dan virus yang hidup bersama dalam suatu komunitas yang dikenal sebagai biofilm mikroba.

Biofilm sangat lengket dan hanya bisa dihilangkan dengan menyikat.

Banyak hal yang membuat mikroba ini lebih mudah tumbuh, termasuk area kasar pada permukaan gigi, tidak dapat menjangkau area tertentu dengan sikat gigi (seperti ruang di antara gigi), atau memiliki kawat gigi.

Baca juga: Kesehatan Gigi dan Mulut yang Optimal, Berawal dari Pemilihan Sikat Gigi yang Tepat

Baca juga: Mengenal Berbagai Teknik Sikat Gigi yang Benar Menurut drg. R. Ngt. Anastasia Ririen

ilustrasi menyikat gigi
ilustrasi menyikat gigi (kompas.com)

Faktanya, biofilm tumbuh kembali di gigi dalam beberapa jam setelah menyikat – itulah sebabnya disarankan untuk menyikat dua kali sehari.

Tidak menyikat gigi dengan benar dapat menyebabkan tingkat plak yang lebih tinggi.

Kondisi ini dapat mengaktifkan respons kekebalan tubuh kita – yang pada akhirnya menyebabkan peradangan dan kondisi seperti gingivitis.

Peradangan ini biasanya tidak menyakitkan, tetapi sering menyebabkan gusi berdarah saat menyikat dan terkadang bau mulut.

Pada tahap lanjut, biofilm juga dapat menyebabkan kerusakan gigi.

Baca berita lain tentang kesehatan gigi dan mulut di sini.

(TribunHealth.com/Nur)

Penulis: anrosikin
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved