Breaking News:

Kesehatan Gigi dan Mulut yang Optimal, Berawal dari Pemilihan Sikat Gigi yang Tepat

Semakin banyak variasi bentuk sikat gigi yang ada dipasaran, akan membuat bingung untuk menentukan sikat gigi yang cocok untuk digunakan sehari-hari.

kompas.com
ilustrasi berbagai macam bentuk sikat gigi 

TRIBUNHEALTH.COM - Meskipun terdengar sangat sepele, dalam pemilihan sikat gigi sangat berpengaruh pada kesehatan gigi dan mulut.

Jika salah penggunaan sikat gigi, maka gigi dan gusi akan mengalami sakit.

Saat ini sudah banyak variasi bentuk dan berbagai merek sikat gigi yang dijual di pasaran.

Semakin banyaknya variasi bentuk sikat gigi yang ada dipasaran, akan membuat bingung untuk menentukan sikat gigi yang cocok untuk digunakan sehar-hari.

Meskipun bentuk sikat gigi beraneka macam, namun harus mengutamakan sikat gigi yang bekerja secara optimal dan nyaman digunakan.

Pemilihan sikat gigi tidak bisa dianggap sepele, karena kesehatan gigi dan mulut yang optimal berawal dari penggunaan sikat gigi yang tepat.

ilustrasi berbagai macam bentuk sikat gigi
ilustrasi berbagai macam bentuk sikat gigi (kompas.com)

Baca juga: Dokter Sebut Sepatutnya Menjaga Kualitas Darah karena Banyaknya Pekerjaan Darah di Tubuh

Menyikat gigi merupakan perawatan tubuh yang wajib dilakukan setiap hari.

Dianjurkan untuk menyikat gigi minimal dua kali dalam sehari, maka sebaiknya tidak sembarangan dalam memilih sikat gigi.

Dalam pemilihan sikat gigi, sebaiknya memilih bulu sikat yang tidak terlalu kasar dan tidak terlalu lembut.

Ujung kepala sikat berbentuk kecil, sehingga bisa menjangkau bagian beakang rahang gigi.

Tidak semua area didalam mulut bisa terjangkau oleh sikat gigi.

Sehingga penggunaan obat kumur dan pembersih lidah atau tongue cleaner akan membantu dalam proses pembersihan rongga mulut.

Penggunaan pasta gigi yang baik adalah sebesar biji jagung.

Baca juga: Tips NHS Atasi Masalah Jerawat, Hindari Terlalu Banyak Make Up dan Bersihkan sebelum Tidur

Pasta gigi harus dimasukkan ke dalam bulu sikat gigi.

Karena, jika pasta gigi tidak dimasukkan ke dalam bulu sikat akan mudah jatuh dan gigi yang terkena pasta hanya gigi bagian awal saja.

Pasta gigi yang dimasukkan kedalam bulu sikat, akan mengenai seluruh bagian gigi.

Dalam menyikat gigi dengan benar, bulu sikat harus masuk ke dalam celah-celah gigi untuk membersihkan sisa makanan di sela gigi.

Sisa makanan didalam celah gigi yang tidak dibersihkan, akan menjadi awal mula terbentuknya karang gigi.

Sikat gigi memiliki peran besar dalam menjaga kesehatan, kebersihan gigi dan area mulut.

Selain itu jangan lupa untuk memeriksakan gigi ke dokter setiap 6 bulan sekali, untuk memantau kesehatan gigi dan mulut.

Ini disampaikan pada channel YouTube KompasTV Riau, bersama dengan drg. Riona Ulfah. Kamis (27/2/2020)

(TribunHealth.com/Putri Pramesti Anggraini)

Penulis: Putri Pramestianggraini
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved