Breaking News:

Efek Samping Booster Pfizer Termasuk Arthralgia, Ahli Tegaskan Manfaat Lebih Besar dari Risikonya

Meski bisa menimbulkan efek samping, ahli menyebut manfaat pemberian booster vaksin masih lebih besar

Tribunnews/Jeprima
Ilustrasi Vaksinasi - Petugas medis menunjukkan botol vaksin Covid-19 Pfizer di Gedung Judo, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Senin (23/8/2021). 

TRIBUNHEALTH.COM - Efek samping dari pemberian booster vaksin sudah dipertimbangkan oleh ahli.

Dr Rambod Rouhbakhsh menyebut, salah satu efek booster Pfizer salah satunya adalah arthralgia.

Para ahli di Johns Hopkins Medicine menjelaskan arthralgia berkaitan dengan kekauan sendi.

Mereka mengatakan, beberapa efek lain yang bisa dirasakan mungkin termasuk nyeri otot, dilansir TribunHealth.com dari Express.

Dr Rouhbakhsh menambahkan efek samping lain mungkin termasuk "nyeri dan bengkak di tempat suntikan, kelelahan, dan sakit kepala."

Baca juga: Disuntik Vaksin Covid-19 dengan Dosis Lebih Kecil, Bagaimana Respon Imun Anak Usia 5-11 Tahun?

Baca juga: Indonesia Terima Hibah Vaksin Sinovac dari RRT, Bukti Pemerintah Menjamin Ketersedian Vaksin

ILUSTRASI - Seorang petugas kesehatan menyortir sampel darah untuk studi vaksinasi Covid-19 di Center for Pediatrics Infectology Studies (CEIP) di mana perusahaan farmasi Janssen, dari Johnson and Johnson, sedang mengembangkan studi fase 3 vaksin di Cali, Kolombia pada 26 November, 2020. Uji coba vaksin virus corona dapat segera dimulai pada bayi yang baru lahir serta wanita hamil
ILUSTRASI - Seorang petugas kesehatan menyortir sampel darah untuk studi vaksinasi Covid-19 di Center for Pediatrics Infectology Studies (CEIP) di mana perusahaan farmasi Janssen, dari Johnson and Johnson, sedang mengembangkan studi fase 3 vaksin di Cali, Kolombia pada 26 November, 2020. Uji coba vaksin virus corona dapat segera dimulai pada bayi yang baru lahir serta wanita hamil (Luis ROBAYO / AFP)

Sementara efek sampingnya dapat menyebabkan ketidaknyamanan jangka pendek, manfaat kesehatan jangka panjang lebih besar daripada risikonya.

Apa lagi efek samping tersebut bisa diminimalisir dengan istirahat dan minum paracetamol.

Tentunya hal ini harus dikomunikasikan dengan dokter terlebih dulu.

"Booster akan membantu mengurangi risiko Anda perlu dirawat di rumah sakit karena infeksi COVID-19 pada musim dingin ini," sertifikasi NHS.

Inggris Genjot Booster Vaksin

VAKSINAS COVID-19 - Keterangan Foto: Civitas akademika Universitas Negeri Surabaya (Unesa) mengikuti rangkaian serbuan vaksinasi Covid-19 di kampus Unesa Lidah, Kota Surabaya, Jawa Timur, Kamis (9/9/2021). Kegiatan serbuan vaksinasi Covid-19 oleh TNI AL melalui STTAL itu untuk menyambut HUT ke-76 TNI AL dan menyambut pembelajaran tatap muka.
VAKSINAS COVID-19 - Keterangan Foto: Civitas akademika Universitas Negeri Surabaya (Unesa) mengikuti rangkaian serbuan vaksinasi Covid-19 di kampus Unesa Lidah, Kota Surabaya, Jawa Timur, Kamis (9/9/2021). Kegiatan serbuan vaksinasi Covid-19 oleh TNI AL melalui STTAL itu untuk menyambut HUT ke-76 TNI AL dan menyambut pembelajaran tatap muka. (Surya/Ahmad Zaimul Haq)

Baca juga: Munculnya Reaksi setelah Disuntik Vaksin Covid-19 Belum Tentu Alergi, Perlu Konsultasi Dokter

Baca juga: Pandemi Belum Selesai, Penggunaan Masker dan Vaksinasi Jadi Kunci untuk Memutus Penularan

Berbagai negara tengah menggenjot upaya pemberian booster vaksin, salah satunya Amerika Serikat.

Masyarakat yang memenuhi syarat untuk booster Covid akan menerima vaksin Pfizer atau Moderna.

Hal ini memungkinkan pencampuran vaksin, jika sebelumnya disuntik di luar dua merk tersebut.

Beberapa orang mungkin ditawari dosis booster Oxford/AstraZeneca jika mereka tidak bisa mendapatkan suntikan Pfizer atau Moderna.

Namun, campuran vaksin tak menjadi masalah.

Ahli imunologi Martina Sester mengatakan bahwa mencampurkan vaksin adalah "efektif seperti yang diharapkan".

Baca berita lain tentang kesehatan umum di sini.

(TribunHealth.com/Nur)

Penulis: anrosikin
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved