Breaking News:

Disuntik Vaksin Covid-19 dengan Dosis Lebih Kecil, Bagaimana Respon Imun Anak Usia 5-11 Tahun?

Pakar menjelaskan mengenai respon imun anak usia 5-11 tahun yang telah mendapat vaksin

TRIBUNNEWS/HERUDIN
Ilustrasi Vaksin 

TRIBUNHEALTH.COM - Sejumlah negara telah mulai melakukan vaksinasi Covid-19 pada anak-anak.

Satu di antara negara yang dimaksud adalah Amerika Serikat (AS).

Sebuah studi menunjukkan, vaksin pada anak terbukti memberikan respon imun yang kuat, dilansir TribunHealth.com dari laman CNN, Kamis (28/10/2021).

Dalam studi tersebut, anak-anak menerima dosis vaksin dengan selang waktu tiga minggu, sama seperti orang dewasa, kata Dr. Emanuel "Chip" Walter Jr keplaa medis Duke Human Vaccine Institute.

Namun, tidak seperti uji coba orang dewasa yang lebih besar, yang melacak kekebalan dan infeksi, penelitian ini hanya menganalisis respons kekebalan anak-anak.

Tingkat perlindungan antibodi pada anak-anak yang lebih muda kemudian dibandingkan dengan tingkat yang terlihat pada anak-anak yang lebih tua dan orang dewasa hingga usia 30 tahun.

VAKSINAS COVID-19 - Keterangan Foto: Civitas akademika Universitas Negeri Surabaya (Unesa) mengikuti rangkaian serbuan vaksinasi Covid-19 di kampus Unesa Lidah, Kota Surabaya, Jawa Timur, Kamis (9/9/2021). Kegiatan serbuan vaksinasi Covid-19 oleh TNI AL melalui STTAL itu untuk menyambut HUT ke-76 TNI AL dan menyambut pembelajaran tatap muka.
VAKSINAS COVID-19 - Keterangan Foto: Civitas akademika Universitas Negeri Surabaya (Unesa) mengikuti rangkaian serbuan vaksinasi Covid-19 di kampus Unesa Lidah, Kota Surabaya, Jawa Timur, Kamis (9/9/2021). Kegiatan serbuan vaksinasi Covid-19 oleh TNI AL melalui STTAL itu untuk menyambut HUT ke-76 TNI AL dan menyambut pembelajaran tatap muka. (Surya/Ahmad Zaimul Haq)

Hasil penelitian menunjukkan anak-anak usia 5 hingga 11 tahun menghasilkan tingkat perlindungan yang sama.

Padahal mereka menerima vaksin dengan dosis yang lebih kecil.

Jika orang tua memiliki anak berusia 11 tahun dan sedang mempertimbangkan untuk menunggu sampai mereka berusia 12 tahun demi mendapat dosis yang lebih besar, Walter menyarankan sebaliknya.

"Saya tidak akan menunggu."

"Pada usia 11 tahun, anak-anak akan mengembangkan respons atau perlindungan antibodi yang baik, tingkat antibodi penetralisir yang terlindungi dalam darah, dari 10 mikrogram vaksin seperti yang mereka lakukan dari 30 mikrogram."

Baca juga: Meski Telah Divaksin, Seseorang Tetap Bisa Tertular Virus Corona, Profesor Jelaskan Penyebabnya

Baca juga: Sertifikat Vaksin Israel Kadaluarsa dalam 6 Bulan, Penduduk Wajib Suntik Booster untuk Memperbarui

Seorang anak menyaksikan petugas kesehatan menyuntikkan vaksin kepada warga saat berlangsung vaksinasi Covid-19 massal di Lapangan Thor Kompleks Gelora Pancasila, Kota Surabaya, Jawa Timur, Kamis (29/7/2021). Komando Armada (Koarmada) II bersama Pemerintah Kota Surabaya melakukan vaksinasi Covid-19 sebanyak 25.000 dosis selama dua hari untuk masyarakat Kota Surabaya guna mewujudkan herd immunity atau kekebalan komunal menuju Indonesia sehat.
Seorang anak menyaksikan petugas kesehatan menyuntikkan vaksin kepada warga saat berlangsung vaksinasi Covid-19 massal di Lapangan Thor Kompleks Gelora Pancasila, Kota Surabaya, Jawa Timur, Kamis (29/7/2021). Komando Armada (Koarmada) II bersama Pemerintah Kota Surabaya melakukan vaksinasi Covid-19 sebanyak 25.000 dosis selama dua hari untuk masyarakat Kota Surabaya guna mewujudkan herd immunity atau kekebalan komunal menuju Indonesia sehat. (Surya/Ahmad Zaimul Haq)

"Saya yakin mereka akan memilikinya. perlindungan yang sama,” katanya.

Jelas, tipikal anak berusia 5 tahun akan jauh lebih kecil daripada tipikal anak berusia 11 tahun, yang menimbulkan pertanyaan apakah semua anak dalam rentang usia tersebut akan dilindungi secara memadai.

"Ya, ada variasi dalam ukuran, tetapi dalam hal respons imun, anak-anak antara usia 5 dan 11 tahun harus merespons, berapa pun ukurannya, dengan respons imun yang baik dan kuat terhadap vaksin," jelas Walter.

Anak-anak dalam penelitian ini akan diikuti hingga dua tahun kemudian.

Baca berita lain tentang kesehatan Covid-19 di sini.

(TribunHealth.com/Nur)

Penulis: anrosikin
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved