Breaking News:

Bagaimana Menjaga Protokol Kesehatan Saat Hendak Berlibur? Simak Ulasan dr. Ariantana, Sp.A

dr. Ariantana jelaskan protokol kesehatan yang harus diterapkan ketika orangtua ingin mengajak anak-anak untuk berlibur atau jalan-jalan.

Freepik.com
Ilustrasi melindungi diri dari Covid-19 

TRIBUNHEALTH.COM - Pandemi Covid-19 sudah berlangsung kurang lebih hampir 2 tahun.

Pasalnya sudah banyak orang yang selalu di rumah saja dan mulai beraktivitas di luar rumah.

Banyak tempat wisata, pusat perbelanjaan atau mall yang sudah mulai beroperasi, hingga sekolah pun sudah mulai uji coba untuk tatap muka.

Kondisi ini banyak orangtua yang ingin mengajak keluarganya untuk melakukan refreshing dengan berjalan-jalan.

Namun kondisi pandemi ini banyak membawa perubahan pada kehidupan sehari-hari.

Meskipun sudah mulai bisa beraktivitas di luar rumah, namun harus tetap mejaga protokol dengan ketat dan tetap waspada.

Lalu, apa saja yang harus diperhatikan oleh orangtua saat ingin mengajak keluarganya jalan-jalan keluar rumah?

Baca juga: dr. Ariantana, Sp.A: Tidak Hanya Orang Dewasa Saja, Anak-anak bahkan Balita dapat Terpapar Covid-19

Penggunaan masker di era pandemi Covid-19
Penggunaan masker di era pandemi Covid-19 (Pexels)

Dilansir TribunHealth.com, Dokter Spesialis Anak, dr. Ariantana, Sp.A memberikan penjelasan dalam tayangan YouTube Tribunjabar video.

dr. Ariantana menjelaskan ketika orangtua ingin membawa anak-anaknya untuk berlibur atau jalan-jalan, pastikan orangtua sudah melakukan vaksinasi covid-19.

Selain orangtua, anak yang berusia 12 tahun ke atas juga harus dipastikan sudah memperoleh vaksinasi covid-19.

Untuk anak-anak yang berada di bawah usia 12 tahun memang belum bisa mendapatkan vaksinasi covid-19, sehingga anak-anak tersebut harus lebih memperketat protokol kesehatannya.

"Dulu pada saat awal pandemi, pasien datang ke poliklinik anak itu biasanya sulit untuk melihat anak-anak menggunakan masker."

"Namun akhir-akhir ini setelah pandemi gelombang kedua, sudah banyak anak-anak yang datang ke poliklinik sudah menggunakan masker," papar dr. Ariatana.

Ketika berlibur dengan keluarga pun, orangtua harus memastikan anak-anaknya menggunakan masker dengan baik dan benar dan tidak dibuka-buka.

Saat ini sudah banyak tersedia masker ukuran anak-anak, sehingga sudah sangat membantu untuk menghindari transmisi atau penyebaran kuman penyakit covid-19.

Selain patuh menggunakan masker, orangtua juga harus mengajarkan anak-anak untuk selalu mencuci tangannya.

Cuci tangan tidak hanya dilakukan begitu saja, namun harus 6 langkah seperti yang diajarkan WHO.

Baca juga: dr. Ariantana, Sp.A Sebut Balita dan Anak-anak Terinfeksi Covid-19 Justru dari Keluarga Dekat

ilustrasi menggunakan masker untuk mencegah penularan covid-19
ilustrasi menggunakan masker untuk mencegah penularan covid-19 (freepik.com)

"Bukan hanya sekedar cuci tangan ya, namun harus cuci tangan dengan 6 langkah," terang dr. Ariantana.

"Pertama cuci bagian telapak tangan, kemudian mencuci punggung tangan, kemudian mencuci sela-sela jari, setelah itu mengunci, kemudian dilanjutkan bagian jempol, dan dilanjutkan bagian ujung-ujung kuku."

Kebiasaan cuci tangan harus dibiasakan pada anak dan berlatih cuci tangan dengan 6 langkah dengan benar dan minimal 28 detik.

Halaman
12
Penulis: Irma Rahmasari
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved