Breaking News:

Ibu Hamil Positif Covid-19, Apakah Masih Boleh Memberikan ASI? Ini Kata dr. Bayu Winarno, Sp. OG

Berikut ini simak penjelasan dr. Bayu Winarno, Sp. OG mengenai pemberian ASI dari ibu hamil yang terpapar Covid-19

kompas.com
Ilustrasi ibu menyusui-simak penjelasan dr. Bayu Winarno, Sp. OG mengenai pemberian ASI dari ibu hamil yang terpapar Covid-19. 

TRIBUNHEALTH.COM - Covid-19 merupakan virus yang saat ini tengah dikhawatirkan oleh banyak masyarakat.

Pasalnya virus ini dapat menyerang siapa saja dengan gejala yang diderita sangat bervariasi.

Kondisi ini membuat para ibu hamil menjadi cemas terhadap kondisi kesehatan dirinya serta janin yang ada dalam kandungannya.

Baca juga: Waspada Alami Penyakit Jantung Pasca Sembuh dari Covid-19

Terlebih lagi, pada ibu hamil yang sudah dinyatakan positif Covid-19.

Bila mengalami demikian, apakah ibu hamil masih boleh menyusui janinnya yang sudah lahir nanti?

Dilansir Tribunhealth.com dari tayangan YouTube Tribunhealth, Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan, dr. Bayu Winarno, Sp. OG memberikan tanggapannya.

ilustrasi ibu hamil
Ilustrasi ibu hamil (freepik.com)

Berdasarkan penuturannya, hal tersebut sangat tergantung dengan kondisi sang ibu yang disesuaikan dengan berat dan ringannya penyakit.

"Kalau ibu dengan gejala ringan dan sedang mampu memberikan ASI (Air Susu Ibu)."

"Maka akan kita anjurkan untuk memberikannya," ujar Bayu.

Baca juga: Ibu Hamil Lebih Berisiko Alami Pendarahan Berat jika Terpapar Covid, Vaksinasi Jadi Kunci Pencegahan

Bahkan ia mengungkapkan bahwa ASI telah mengandung bahan-bahan antibodi dan antigen yang dinyatakan cukup bagus untuk melawan infeksi Covid-19.

Sehingga bila ASI tersebut diberikan kepada sang bayi, maka akan membantu sang bayi dalam melawan infeksi penularan Covid-19.

ilustrasi ibu yang sedang menyusui
ilustrasi ibu yang sedang menyusui (health.kompas.com)

Sementara pada kondisi ibu yang tertular Covid-19 dengan gejala berat, sangat tidak dianjurkan untuk memberikan ASI.

"Karena menghadapi kondisinya sendiri dia harus berjuang."

"Jadi untuk ibu hamil bergejala berat perlu diisolasi dulu," sambung Bayu.

Baca juga: Dr. Mursyid Bustami, Sp.S Tegaskan Tak Ada Hubungan Antara Stroke Perdarahan dengan Vaksin COVID-19

Penjelasan Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan, dr. Bayu Winarno, Sp. OG ini dikutip dari tayangan YouTube Tribunhealth, Sabtu (2/10/2021).

(Tribunhealth.com/Ranum Kumala Dewi)

Penulis: Ranum Kumala Dewi
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved