Breaking News:

Dr. Mursyid Bustami, Sp.S Tegaskan Tak Ada Hubungan Antara Stroke Perdarahan dengan Vaksin COVID-19

Menurut Dr. Mursyid Bustami,Sp.S, KIC secara ilmiah dokter sudah melihat bahwa tidak ada hubungan antara stroke perdarahan dengan vaksin COVID-19.

Tribunnews.com
Ilustrasi stroke perdarahan, begini ulasan Dr. Mursyid Bustami,Sp.S, KIC 

TRIBUNHEALTH.COM - Sebagian penyakit stroke merupakan stroke perdarahan.

Sekitar 20% penderita stroke adalah stroke perdarahan.

Sementara lainnya adalah penyumbatan pembuluh darah.

Hal ini merupakan salah satu penyakit yang sering di hadapi.

Baca juga: Jika Pasien Tak Yakin, dr. Adniana Nareswari Sarankan Melakukan Facial di Klinik Agar Tak Berisiko

Hal ini disampaikan oleh Direktur Utama Rumah Sakit Pusat Otak Nasional, Dr. Mursyid Bustami,Sp.S, KIC dalam tayangan YouTube Kementerian Kesehatan edisi 24 September 2021.

Siapa saja bisa mengalami stroke.

ilustrasi stroke, menurut Dr. Mursyid Bustami,Sp.S, KIC
ilustrasi stroke, menurut Dr. Mursyid Bustami,Sp.S, KIC hipertensi merupakan faktor risiko yang sering diidap oleh penderita stroke (tribunnews.com)

Tentunya dengan faktor risiko tersendiri.

Ada faktor risiko terutama pada stroke perdarahan, umumnya akibat risiko hipertensi.

Hipertensi merupakan faktor risiko yang sering diidap oleh penderita stroke yang mengalami perdarahan.

Artinya yang terjadi adalah tidak kuatnya pembuluh darah atau titik lemah pada pembuluh darah tidak kuat menahan tekanan darah yang tinggi.

Sehingga terjadilah kebocoran dan keluarnya darah dari pembuluh darah.

Baca juga: Dapat Menimbulkan Risiko, drg. Anastasia Ririen Tak Sarankan Lakukan Pemutihan Gigi Secara Mandiri

Hal inilah yang menimbulkan suatu masalah pada pasien stroke.

Sebagian pasien stroke memerlukan tindakan operasi, mengambil, mengevakuasi bekuan darah yang ada di dalam otak untuk mengurangi tekanan terhadap bagian otak disekitar perdarahan.

Selain itu, ada beberapa pengobatan lain untuk memulihkan kembali fungsi otak.

Saat ini sedang beredar perbincangan terkait hubungan vaksin COVID-19 dengan stroke.

Namun Dokter menegaskan jika tidak ada hubungan antara stroke perdarahan dengan vaksin COVID-19.

Ilustrasi beberapa merk vaksin, Dr. Mursyid Bustami,Sp.S, KIC tegaskan tak ada hubungan antara vaksin dengan penyakit stroke
Ilustrasi beberapa merk vaksin, Dr. Mursyid Bustami,Sp.S, KIC tegaskan tak ada hubungan antara vaksin dengan penyakit stroke (jabar.tribunnews.com)

Apapun jenis vaksinnya belum ada yang mengatakan bahwa ada risiko terjadinya stroke perdarahan akibat vaksinasi.

Pernyataan yang beredar saat ini perlu diklarifikasi.

Baca juga: drg. Anastasia Ririen Imbau untuk Berhati-hati Dalam Membeli Produk Pemutih Gigi yang Dijual Bebas

Secara ilmiah, dokter sudah melihat bahwa tidak ada hubungan antara stroke perdarahan dengan vaksin COVID-19.

Penjelasan Direktur Utama Rumah Sakit Pusat Otak Nasional, Dr. Mursyid Bustami,Sp.S, KIC dalam tayangan YouTube Kementerian Kesehatan edisi 24 September 2021.

(Tribunhealth.com/Dhiyanti)

Baca berita lain tentang kesehatan di sini.

Penulis: Dhiyanti Nawang Palupi
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved