Breaking News:

dr. Zulvia Oktanida Sebut Keluarga Jadi Fondasi Utama Anak Terhindar Bullying dari Lingkungan Luar

Berikut ini simak penjelasan dr. Zulvia Oktanida mengenai cara agar anak terhindar Bullying

batam.tribunnews.com
Ilustrasi interaksi ibu dan anak yang mencerminkan kasih sayang 

TRIBUNHEALTH.COM - Bullying merupakan suatu tindakan yang bertujuan untuk menyakiti seseorang atau sekelompok orang baik secara verbal, fisik, maupun psikologis.

Bullying tidak hanya terjadi di lingkungan dewasa saja, melainkan juga pada lingkungan anak atau remaja.

Bahkan hingga kini, kasus bullying yang terjadi dalam dunia pendidikan di Indonesia kian memprihatinkan.

Baca juga: Tips Atasi Body Shaming dalam Mencegah Gangguan Mental pada Remaja dari dr. Zulvia Oktanida Syarif

Atas hal tersebut, dilansir Tribunhealth.com dari tayangan YouTube KompasTV, Dokter Spesialis Kesehatan Jiwa, dr. Zulvia Oktanida Syarif pun lantas menuturkan cara agar anak terhindar dari bullying.

Menurutnya, cara tersebut dapat dilakukan dari dalam rumah (keluarga).

Pasalnya, kata Zulvia, keluarga merupakan fondasi utama anak dalam mencegah terjadinya tindakan bullying yang dapat menimpa sang anak.

Ilustrasi kesehatan mental remaja
Ilustrasi kesehatan mental remaja (Pixabay)

"Saat seorang anak mendapat fondasi yang baik dari keluarganya, maka anak akan kuat dalam menghadapi tekanan, ejekan."

"Saat diluar ada bullying, mungkin dia tidak akan langsung break down," ucap Zulvia.

Berbanding terbalik, bila anak kurang mendapatkan kasih sayang yang baik, perhatian, dan apresiasi yang tidak cukup.

Baca juga: Satgas Imbau Masyarakat Memahami Faktor Penyebab Lonjakan Agar Terhindar Gelombang Baru Covid-19

Maka anak akan menjadi rapuh dan tidak percaya diri.

Akibatnya saat berada di lingkungan luar, akan rentan mengalami bullying, body shaming atau tekanan sosial lainnya.

"Jadi memang untuk memperkuat itu, dibutuhkan kerjasama baik dari keluarga maupun dari lingkungan," ungkap Zulvia.

Ilustrasi - body shaming rentan terjadi pada remaja
Ilustrasi - body shaming rentan terjadi pada remaja (Pixabay)

Dimulai dari lingkungan atau sekolah, Zulvia menganjurkan untuk membuat kebijakan anti bullying.

Dengan demikian, sekolah tidak akan memberikan tolerasi terhadap pelaku bullying.

"Sehingga orang yang mau membullying itu tidak punya kesempatan," imbuh Zulvia.

Baca juga: Upaya Penanganan pada Penderita Nyeri Rahang, drg. Anastasia Ririen Pramudyawati Sampaikan Hal Ini

Penjelasan Dokter Spesialis Kesehatan Jiwa, dr. Zulvia Oktanida Syarif ini dikutip dari tayangan YouTube KompasTV, Jumat (13/8/2021).

(Tribunhealth.com/Ranum Kumala Dewi)

Penulis: Ranum Kumala Dewi
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved