Breaking News:

dr. Tan Shot Yen Jelaskan Manfaat Telur, Bisa Cegah Stunting jika Dikonsumsi Sejak MPASI

Telur memang dikenal sebagai sumber protein yang murah meriah, namun kandungannya tak bisa diremehkan

Pixabay
Ilustrasi telur rebus 

TRIBUNHEALTH.COM - Dokter, Filsuf, dan Ahli Gizi Komunitas, dr. Tan Shot Yen menjelaskan berbagai manfaat telur untuk kesehatan.

Hal itu dia sampaikan ketika menjadi narasumber dalam program Malam Minggu Sehat Tribunnews.

Salah satunya, telur dikenal sebagai sumber makanan dengan kandungan protein yang lengkap.

"Dengan kata lain seandainya anda cuman ngunyah telur aja buat bertahan hidup, anda tidak punya sumber protein yang lain, anda hidup sebetulnya," ilustrasi dr. Tan Shot Yen dikutip TribunHealth.com.

Saking baiknya kandungan telur, makanan ini bisa digunakan ketika anak pertama kali mengenal makanan alias MPASI.

Baca juga: Mengenal Kandungan Gizi dalam Telur Ayam, Aman Dikonsumsi meski Mengandung Kolesterol

Baca juga: Dokter Tak Anjurkan Ibu Memberikan Asupan Telur Puyuh Setiap Hari pada Anak, Ini Alasannya

Ilustrasi telur ayam yang mengandung tinggi protein
Ilustrasi telur ayam yang mengandung tinggi protein (jogja.tribunnews.com)

"Anak-anak yang makan MPASI itu kalau seandainya diberikan telur, itu tentu akan bisa memenuhi kebutuhan proteinnya," jelasnya.

dr. Tan Shot Yen kemudian mengutip sebuah penelitian.

Menurut penelitian tersebut, ketika anak terbiasa makan telur sejak MPASI, bahkan risiko stunting bisa dicegah.

"Satu telur satu hari, mencegah anak jadi stunting," jelasnya.

Lalu bagiamana dengan alergi telur?

dr. Tan Shot Yen menyebut, alergi telur kerap dikaitkan dengan pakan ayamnya.

Baca juga: MPASI Tidak Hanya Membantu Kebutuhan Energi dan Nutrisi, Tetapi Juga Melatih Kemampuan Motorik Bayi

ilustrasi MPASI
ilustrasi MPASI (kompas.com)

Karenanya, sebagian orang memiliki trik tersendiri untuk mengonsumsi telur.

Yakni dengan memisahkan bagian putih dan kuning telur.

"Algumin atau protein telur yang banyak itu terdapat di bagian putih telur," jelasnya.

Sementara bagian kuning telur lebih banyak mengandung lemak dan vitamin A.

Namun, alergi satu telur belum tentu alergi dengan telur lain.

Baca juga: Bubuk Kalsium Kulit Telur Ternyata Punya Sederet Bahaya untuk Kesehatan

Baca juga: Supaya Aman untuk Kesehatan, Berapa Lama Waktu Ideal untuk Merebus Telur?

Ilustrasi telur
Ilustrasi telur (Pixabay)

dr. Tan Shot Yen mencontohkan seseorang bisa jadi hanya alergi pada salah satu jenis telur, misalnya hanya telur ayam kampung saja atau telur negeri saja.

Begitu pula dengan telur dari hewan lain.

Ketika alergi dengan telur ayam, belum tentu dengan telur puyuh atau bebek, dan sebaliknya.

Baca berita lain tentang kesehatan umum di sini.

(TribunHealth.com/Nur)

Penulis: anrosikin
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved