Breaking News:

Bagaimana Cara Mengatasi Orang yang Tidak Kuat Makan Banyak? Simak Ulasan dr. Tan Shot Yen Berikut

dr. Tan menyarankan untuk seseorang yang merasa isi piringku porsinya terlalu banyak, maka bisa dibagi dua sama rata.

grid.id
ilustrasi seseorang yang sedang menikmati makanan dan minuman 

TRIBUNHEALTH.COM - Makan adalah salah satu kebutuhan pokok bagi setiap orang dan tidak bisa ditinggalkan.

Bagi beberapa orang, makan adalah salah satu cara untuk meningkatkan mood mereka.

Namun, bagi beberapa orang lainnya yang tidak kuat makan banyak, makan hanya untuk memenuhi kebutuhan energinya saja.

Pasalnya tidak semua orang kuat makan banyak, lalu bagaimana cara mengatasi orang yang tidak kuat makan banyak?

Dilansir TribunHealth.com, Dokter, filsuf, ahli gizi komunitas, dr. Tan Shot Yen memberikan penjelasan dalam tayangan YouTube Tribun Health.

dr. Tan Shot Yen memaparkan jika berbicara mengenai orang tidak kuat makan banyak, maka dirinya tidak masalah akan hal tersebut.

Biasanya orang yang tidak makan banyak akan kaget dengan porsi isi piringku karena setiap sarapan hanya terbiasa dengan misalnya bubur ayam atau biskuit dan susu.

Baca juga: Tips dr. Tan Shot Yen & dr. Fransisca Atasi Remaja yang Tak Mau Makan, Libatkan dalam Pemilihan Menu

ilustrasi makanan sehat dan bergizi seimbang
ilustrasi makanan sehat dan bergizi seimbang (pixabay.com)

dr. Tan menyarankan untuk mengkonsumsi makanan sesuai dengan isi piringku, sehingga kebutuhan mulai dari karbohidrat, protein, hingga lemak bisa terpenuhi.

"Saya mengajarkan sama pasien saya, kalau memang makan pagi melihat isi piringku," terang dr. Tan.

Lalu, bagaimana cara mengataisi orang yang makan sedikit dan merasa isi piringku terlalu banyak?

Menurut dr. Tan, untuk seseorang yang merasa isi piringku porsinya terlalu banyak, maka bisa dibagi dua sama rata.

Pembagian tersebut dilakukan baik pada nasi dan lauk dan dibagi secara rata.

"Biasanya akan saya ajarkan untuk bagi dua. Bagi dua sama rata dengan lauknya, sisanya nanti anda makan jam 10 pagi," papar dr. Tan.

Baca juga: Amankah Penggunaan Bungkus Plastik untuk Makanan Panas? Begini Ulasan dr. Tan Shot Yen

Ilustrasi - Makanan bekal yang sehat
Ilustrasi - Makanan bekal yang sehat (Freepik.com)

"Nah jadi sarapannya bisa dibagi menjadi dua kali. Kalau makan siang tidak kuat, bisa juga dibagi dua sama rata dengan lauknya."

"Anggap saja makanan yang dibagi tersebut adalah cemilan anda."

dr. Tan mengungkapan jika memang ada orang yang sampai dengan usia dewasa memiliki small eater.

Small eater adalah makan dengan jumlah porsi yang sedikit.

"Istilahnya adalah makanan kucing. Makanya di Jawa ada istilah sego kucing, karena memang jumlah makanan yang bisa masuk hanya sedikit sekali," jelas dr. Tan.

Penjelasan ini disampaikan oleh Dokter, filsuf, ahli gizi komunitas, dr. Tan Shot Yen dalam tayangan YouTube Tribun Health pada 28 September 2021.

Baca berita lain seputar kesehatan di sini

(Tribunhealth.com/Irma)

Penulis: Irma Rahmasari
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved