Breaking News:

Kebotakan yang Terjadi Akibat Kerontokan Rambut Bisa Terjadi Sementara Ataupun Permanen

Kerontokan atau kebotakan rambut dapat menyebabkan penipisan rambut. Kebotakan yang ditimbulkan bisa bersifat sementara ataupun permanen.

kompas.com
ilustrasi seseorang yang mengalami kebotakan 

TRIBUNHEALTH.COM - Rambut rontok ialah terlepasnya rambut secara berlebihan.

Kondisi rambut rontok ini dapat menyebabkan penipisan pada rambut sehingga menimbulkan kebotakan.

Kebotakan yang ditimbulkan baik sementara ataupun permanen.

Pertumbuhan pada rambut normal diawali dengan fase pertumbuhan.

Rambut akan tumbuh dan bertahan selama 2-6 tahun.

Stress bisa menyebabkan terjadinya kerontokan pada rambut.

Tanda-tanda dari stress biasanya diawali dengan adanya rambut rontok.

ilustrasi seseorang yang mengalami kebotakan
ilustrasi seseorang yang mengalami kebotakan (kompas.com)

Baca juga: Apa Perawatan yang Perlu Dilakukan Setelah Pemasangan Gigi Palsu? Begini Ulasan drg. Muhammad Ikbal

Dalam keadaan normal, rambut rontok kurang dari 100 helai perhari.

Jika rambut rontok lebih dari 100 helai per hari maka harus di wanti-wanti kenapa rambut rontoh lebih dari normalnya.

Rambut rontok dan akan tumbuh kembali berkisar 2-3 bulan setelah rontok.

Penyebab umum terjadinya kerontokan pada rambut adalah:

- Hormonal pada ibu menyusui

- Stress

- Adanya faktor keturunan

Rambut rontok yang tidak wajar paling sering ditemui pada ibu menyusui.

Baca juga: drg. R. Ngt. Anastasia Ririen Sebut Lidah yang Tak Dibersihkan Bisa Mengalami Fermentasi Pembusukkan

Penyebab utama dari kerontokan rambut adalah karena hormonal seseorang.

Selain karena stress, banyak begadang dan banyak pikiran menyebabkan hormonal pada tubuh terganggu.

Sehingga menyebabkan kerontokan rambut yang tidak wajar.

Treatment apa saja yang bisa mengatasi kerontokan tidak wajar pada rambut?

- Melakukan treatment PRP

Halaman
12
Penulis: Putri Pramestianggraini
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved