Breaking News:

dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid: Semakin Banyak Infeksi Menyebabkan Semakin Mudah COVID-19 Bermutasi

dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid sebut bahwa 2,24% warna negara Indonesia yang kembali dari perjalanan luar negeri teridentifikasi positif COVID-19.

kompas.com
Ilustrasi virus Covid-19, simak penjelasan dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid 

TRIBUNHEALTH.COM - Virus COVID-19 semakin mudah bermutasi.

Ketika seseorang yang terpapar melakukan aktivitas perjalanan yang tinggi.

Semakin banyak infeksi juga akan menyebabkan semakin mudah virus COVID-19 bermutasi.

Dilansir oleh Tribunhealth.com Juru Bicara Kementerian Kesehatan, dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid mengatakannya dalam tayangan YouTube Kementerian Kesehatan RI.

Baca juga: Dr. dr. Tan Shot Yen, M.Hum Paparkan bahwa Durian dan Santan Tidak Mengakibatkan Kolesterol Naik

Oleh karena itu, kementerian kesehatan terus melakukan koordinasi dengan instansi-instansi terkait dalam rangka pengawasan di pintu-pintu masuk negara.

Upaya tersebut untuk mengantisipasi masuknya varian baru ke Indonesia.

Ilustrasi virus corona, dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid sebut
Ilustrasi virus corona, dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid menghimbau agar pintu masuk seperti bandara udara dan pelabuhan laut internasional terus memperketat prosedur pengawasan masuknya pelaku perjalanan internasional (tribunnews.com)

Data menunjukkan bahwa 2,24% warna negara Indonesia yang kembali dari perjalanan luar negeri teridentifikasi positif setelah kembali ke Indonesia.

Meski hasil tes dari negara asal kedatangan sebelumnya dinyatakan negatif.

Jika dilihat, 0,83% warga negara asing yang datang ke Indonesia dinyatakan positif setelah di tes di pintu masuk kedatangan Indonesia.

Sementara dari asal negara sebelumnya dinyatakan negatif.

Baca juga: Ketahui Daya Tahan Benang yang Digunakan dalam Foxy Eyes Treatment, Simak Ulasan dr. Vivi Indrayanti

Untuk itu dr. Siti menghimbau agar pintu masuk seperti bandara udara dan pelabuhan laut internasional terus memperketat prosedur pengawasan masuknya pelaku perjalanan internasional.

Hal yang harus dilakukan adalah melakukan PCR pertama saat hari pertama kedatangan.

Kemudian dilanjutkan dengan menjalankan karantina sampai dengan hari ke-8.

Ilustrasi virus corona, simak penjelasan
Ilustrasi virus corona, simak penjelasan dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid (Freepik.com)

Serta pada hari ke-7 dilakukan pemeriksaan PCR kedua saat yang bersangkutan menjalani karantina.

Apabila hasil pemeriksaan PCR kedua negatif untuk memastikan pelaku perjalanan luar negeri positif atau negatif COVID-19.

Baca juga: Inilah Pengobatan dalam Mengatasi Computer Vision Syndrome, Simak Ulasan dr. Dedi Purnomo, Sp.M

Penjelasan Juru Bicara Kementerian Kesehatan, dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid dilansir oleh Tribunhealth.com dalam tayangan YouTube Kementerian Kesehatan RI edisi 10 September 2021.

(Tribunhealth.com/Dhiyanti)

Baca berita lain tentang kesehatan di sini.

Penulis: Dhiyanti Nawang Palupi
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved