Breaking News:

Inilah Pengobatan dalam Mengatasi Computer Vision Syndrome, Simak Ulasan dr. Dedi Purnomo, Sp.M

Berikut ini simak penjelasan dr. Dedi Purnomo, Sp.M mengenai pengobatan dalam mengatasi Computer Vision Syndrome

bogor.tribunnews.com
Ilustrasi mata sehat-simak penjelasan dr. Dedi Purnomo, Sp.M mengenai pengobatan dalam mengatasi Computer Vision Syndrome 

TRIBUNHEALTH.COM - Computer Vision Syndrome merupakan suatu kumpulan gejala yang terjadi akibat paparan gadget, komputer, dan alat elektronik lainnya yang terlalu lama.

Di era serba ketergantungan dengan teknologi saat ini, kondisi seperti ini sangat rentan dialami oleh masyarakat.

Bukan hanya pada orang dewasa saja, namun juga bisa menyasar pada anak-anak.

Kondisi ini terjadi secara sementara waktu.

Baca juga: Mengenal Kondisi Computer Vision Syndrome yang Perlu Diwaspadai dari dr. Dedi Purnomo, Sp.M

Meski demikian, seseorang yang mengalami Computer Vision Syndrome tidak bisa menyepelekannya begitu saja.

Seseorang yang menderita gangguan ini, perlu segera melakukan pengobatan agar mencegah kondisi semakin memburuk.

Lantas bentuk pengobatan apa yang bisa dilakukan?

ilustrasi seseorang yang mengalami Computer Vision Syndrome
ilustrasi seseorang yang mengalami Computer Vision Syndrome (pixabay.com)

Dilansir Tribunhealth.com dari tayangan YouTube Tribunhealth, Kapten Kes dr. Dedi Purnomo, Sp.M dari Kaklinpolimata RSAU dr. Siswanto Lanud Adi Soemarmo memberikan penjelasannya.

Berdasarkan penuturannya, Computer Vision Syndrome merupakan penyakit yang bisa disembuhkan.

Namun yang perlu digaris bawahi, apabila seseorang telah menderita penyakit ini, kualitas hidup sang penderita akan berkurang.

Baca juga: dr. Luciana Intanti, Sp.A Ungkap Berbagai Gangguan Psikis Pada Anak Akibat Berlebihan Bermain Gadget

Sehingga berpotensi menyebabkan gangguan produktivitas kerja.

Dalam mengatasi kondisi ini, ia menganjurkan untuk melakukan aturan 20-20-20.

Ilustrasi mata
Ilustrasi mata (Kompas.com)

Baca juga: dr. Ahmad Ashraf Amalius Sp.M(K) Ungkap Penyakit Katarak Sulit Dihindari, namun Bisa Ditunda

Artinya bila beraktivitas menggunakan gadget selama 20 menit, maka harus mengistrihatkan mata minimal 20 detik dengan mengalihkan pandangan sejauh 20 kaki (kurang lebih 6 meter).

"Misalnya meja kantor dekat dengan jendela, bisa melihat ke jendela dengan pohon-pohon yang hijau, itu akan lebih fresh matanya," tambah Dedi.

Selain itu, bisa dilakukan dengan membasuh muka dan termasuk mata dengan air.

Cara ini dianggap lebih bagus dalam melengkapi langkah 20-20-20.

Baca juga: dr. Luciana Intanti, Sp.A: Penyebab Kecanduan Gadget pada Anak Tak Lepas dari Peran Orang Tua

Penjelasan Kapten Kes dr. Dedi Purnomo, Sp.M ini dikutip dari tayangan YouTube Tribunhealth, Sabtu (18/9/2021).

(Tribunhealth.com/Ranum Kumala Dewi)

Penulis: Ranum Kumala Dewi
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved