Breaking News:

dr. Johannes Aritonang: Pria Akan Alami Ketidakseimbangan Hormon yang Memengaruhi Pembesaran Prostat

Menurut dr. Johannes Aritonang meskipun belum dipastikan pemicu dari tumbuhnya kanker prostat, namun terdapat beberapa faktor yang meningkatkan risiko

kompas.com
Ilustrasi seseorang konsultasi dengan dokter perihal gangguan prostat, menurut dr. Johannes Aritonang sedikitnya terdapat 3 jenis gangguan prostat yang patut diwaspadai 

TRIBUNHEALTH.COM - Prostat merupakan salah satu organ penting dalam sistem reproduksi laki-laki.

Prostat yang berbentuk kelenjar terletak di bawah kandung kemih.

Serta berfungsi sebagai metabolisme hormon pada kaum laki-laki.

Dilansir oleh Tribunhealth.com Dokter Spesialis Urologi, dr. Johannes Aritonang menjelaskannya dalam tayangan YouTube KOMPASTV program AYO SEHAT.

Baca juga: dr. Adityo Susilo Paparkan Penyebab Terjadinya Long-Haul COVID-19, Begini Penjelasannya

Sudah semestinya kesehatan prostat menjadi perhatian penting agar kesehatannya tetap terus terjaga.

Perlu diketahui, semakin menua usia seseorang biasanya akan diikuti dengan menurunnya fungsi organ pada tubuh.

Ilustrasi gangguan prostat, menurut dr. Johannes Aritonang
Ilustrasi gangguan prostat, menurut dr. Johannes Aritonang semakin menua usia seseorang biasanya akan diikuti dengan menurunnya fungsi organ pada tubuh(kompas.com)

Kondisi ini juga terjadi pada prostat yang lambat laun akan semakin melemah.

Sedikitnya terdapat 3 jenis gangguan prostat yang patut diwaspadai.

Pertama adalah benign prostatic huoperplasia (BPH).

Yakni kondisi di mana kelenjar prostat membesar dan dapat menghambat aliran urine.

Kedua adalah prostatitis.

Ini merupakan kondisi inflamasi atau infeksi pada prostat yang disebabkan oleh bakteri yang berasal dari saluran kemih atau penyakit menular seksual.

Ketiga adalah kanker prostat.

Baca juga: Bagaimana Agar Terhindar dari Kencing Manis? Berikut Ulasan dr. Mustopa Sp.PD

Meskipun belum dipastikan pemicu dari tumbuhnya kanker prostat, namun terdapat beberapa faktor yang meningkatkan risiko.

Seperti usia, riwayat keluarga dan obesitas.

Dokter menyebutkan jika fungsi dari prostat adalah tempat keluarnya sperma.

Tepatnya pada lubang di daerah uretra atau saluran kencing pada pria.

Prostat berfungsi untuk menutrisi dan memberikan cairan kepada sperma sebelum keluar dari tubuh yang kemudian untuk melakukan hubungan seksual dengan pasangan.

Ilustrasi gangguan prostat pada pria, menurut dr. Johannes Aritonang
Ilustrasi gangguan prostat pada pria, menurut dr. Johannes Aritonang fungsi dari prostat adalah tempat keluarnya sperma (Pixabay)

Apabila wanita melalui masa menopause, laki-laki akan mengalami ketidakseimbangan hormon di testosteron yang memengaruhi pembesaran pada prostat.

Pembesaran yang terjadi bisa hanya pembesaran yang kemudian bersifat jinak atau ganas.

Bahkan bisa juga terjadi dengan adanya infeksi.

Baca juga: drg. Muhmmad Ikbal Sp.Pros Menjelaskan Pantangan Setelah Pemasangan Gigi Palsu

Penjelasan Dokter Spesialis Urologi, dr. Johannes Aritonang dilansir oleh Tribunhealth.com dalam tayangan YouTube KOMPASTV program AYO SEHAT edisi 20 Juli 2021.

(Tribunhealth.com/Dhiyanti)

Baca berita lain tentang kesehatan di sini.

Penulis: Dhiyanti Nawang Palupi
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved