Breaking News:

Kurangnya Konsumsi Sayur dan Buah Memiliki Dampak Berbahaya bagi Pencernaan

Kesehatan saluran pencernaan memiliki pengaruh dengan makanan yang dikonsumsi. Kekurangan serat sayur dan buah akan terjadi gangguan pola defekasi.

kompas.com
ilustrasi sayur dan buah 

TRIBUNHEALTH.COM - Kurangnya konsumsi sayur dan buah akan berpengaruh terhadap kesehatan saluran pencernaan.

Sumber serat paling banyak berasal dari buah dan sayur.

Serat termasuk dalam golongan karbohidrat yang tidak bisa dipecah, sehingga didalam usus akan sedikit presisten, dan akan membawa material sampai kepada feses.

Kekurangan serat dari sayur dan buah akan terjadi gangguan pola defekasi.

Walaupun sekarang banyak subtitusi serat seperti youghurt, susu, dan lain sebagainya selain buah dan sayur.

Banyak suplemen-suplemen yang sangat mendukung untuk pengganti kandungan serat yang bisa dkonsumsi setiap hari daripada serat alami.

ilustrasi sayur dan buah
ilustrasi sayur dan buah (tribunnews.com)

Baca juga: R. Radyan Yaminar, S. Gz: Pasien COVID-19 yang Tak Mau Konsumsi Apapun Dapat Menambah Beban Penyakit

Dalam setiap harinya harus melakukan defeksai yang benar.

Defekasi yang benar dimaksudkan mulai dari volume feses adekuat, kandungan dari feses yang baik.

Feses yang baik bertekstur lunak dan besar.

Apabila feses keras, pasti akan mengganggu cara defekasi, akhirnya terjadilah iritasi dan benjolan ikut turun.

Halaman
123
Penulis: Putri Pramestianggraini
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved