Breaking News:

Makanan Bersantan Memicu Rongga Mulut Menjadi Kering, Dokter Gigi Sebut Jadi Penyebab Bau Mulut

Apabila bau mulut muncul ketika tidak berpuasa, sebaiknya perlu diwaspadai. Halitosis atau bau mulut dapat disebabkan oleh hal yang wajar dan tidak.

kompas.com
Ilustrasi bau mulut 

TRIBUNHEALTH.COM - Bau mulut wajar terjadi saat seseorang menjalankan puasa.

Apabila bau mulut muncul ketika tidak berpuasa, sebaiknya perlu diwaspadai.

Dokter gigi menganjurkan untuk melakukan pemeriksaan.

Dilansir oleh Tribunhealth.com penjelasan Dokter Spesialis Gigi, Dr. drg. Munawir H. Usman S.Kg., M.AP dalam tayangan YouTube Tribunnews program SMILE edisi 13 April 2021.

Halitosis atau bau mulut dapat disebabkan oleh hal yang wajar dan tidak wajar.

Baca juga: Seringkali Anak Tidak Sadar saat Mendapatkan Pelecehan, Psikolog: Pentingnya Memberikan Edukasi

Penyebab wajar dapat terjadi saat seseorang menjalankan puasa atau setelah bangun tidur.

Tidak wajar apabila kondisi adanya penyakit, faktor lokal dalam rongga mulut atau dipengaruhi oleh faktor sistemik.

Ilustrasi mengalami bau mulut
Ilustrasi mengalami bau mulut (kompas.com)

Untuk menghilangkan rasa bau mulut, tergantung dari bagaimana kita mengeliminasi penyebabnya.

Dalam konteks kesehatan saat berpuasa dapat dilakukan dengan berkumur agar rongga mulut tidak kering.

Saat berpuasa ada beberapa hal yang dianjurkan.

Tidak hanya menghilangkan bau mulut, namun juga bagaimana cara yang tepat menjaga kesehatan gigi dan mulut.

Saat berbuka dan sahur dianjurkan untuk konsumsi makanan yang mengandung mineral dan vitamin yang tinggi.

Pada saat sahur, hendaknya memperbanyak untuk konsumsi buah dan sayur.

Makanan bersantan memancing kondisi rongga mulut yang kering.

Baca juga: Dokter: Terdapat Kerusakkan Sel Beta Pankreas Pada Penderita Diabetes, Begini Tahapan Pengobatannya

Menghindari juga makanan yang berminyak.

Sama halnya saat berbuka puasa.

Saat berbuka sangat dianjurkan untuk konsumsi makanan atau minuman yang manis.

Salah satu fungsinya adalah untuk mengembalikan glukosa.

Glukosa merupakan karbohidrat yang tinggi.

Dengan adanya konsumsi makanan manis, dapat mempercepat proses kembalinya energi.

Penjelasan Dokter Spesialis Gigi, Dr. drg. Munawir H. Usman S.Kg., M.AP dilansir oleh Tribunhealth.com dalam tayangan YouTube Tribunnews program SMILE edisi 13 April 2021.

(Tribunhealth.com/Dhiyanti)

Baca berita lain tentang kesehatan di sini.

Penulis: Dhiyanti Nawang Palupi
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved