Breaking News:

Benarkah Makan Daging saat Idul Adha Bisa Picu Kolesterol? Simak Penjelasan Ahli Gizi Berikut Ini

dr. Tan Shot Yen beri penjelasan mengenai masalah kesehatan setelah Idul Adha

Pixabay
Ilustrasi daging merah mentah 

TRIBUNHEALTH.COM - dr. Tan Shot Yen berbicara mengenai kolesterol yang naik setelah Idul Adha.

Menurut ahli gizi komunitas itu, mengonsumsi suatu makanan tak serta merta langsung membuat kolesterol menjadi naik.

"Orang kolesterolnya naik ngga hitungan dalam satu hari," katanya, dikutip TribunHealth.com dari Malam Minggu Sehat Tribunnews yang tayang live di YouTube pada Sabtu (17/7/2021).

"Tidak bener anda makan gulai kambing, lalu kemudian besok kolesterolnya naik," jelasnya.

Menurut dr. Tan yang kerap menjadi masalah adalah orang tidak tahu pasti mengenai kondisi kesehatannya.

Baca juga: Daging Merah Bukan Sumber Zat Besi yang Baik, Ini Penjelasan Ahli Gizi

Baca juga: Apakah Ibu Hamil Boleh Makan Daging yang Dibakar Dok?

ilustrasi penyimpanan daging mentah
ilustrasi penyimpanan daging mentah (kompas.com)

Akibatnya, makanan bisa menjadi pencetus dari suatu kejadian atau sakit tertentu.

"Nomor satu ngga masalah makan daging. Tetapi jangan berpikir anda makan dalam kondisi baik," pesannya.

Pasalnya bisa saja tanpa disadari berat badan sudah mulai bertambah.

Terlebih lagi aktivitas fisik menjadi berkurang selama pandemi.

Baginya, hal seperti inilah yang riskan memicu masalah.

"Ditambah lagi, orang kalau bikin satu ngga cukup kering ya.. harus pakai kecap."

"Jadi itu yang bikin masalah," tegasnya.

Baca juga: Dokter Tak Rekomendasikan Teknik 5-30-7 saat Masak Daging, Kenapa?

Baca juga: Benarkah Makan Daging Kambing Bisa Sebabkan Hipertensi?

Ilustrasi daging merah mentah
Ilustrasi daging merah mentah (Pixabay)

Terkait hal ini, dr. Tan Shot Yen memiliki tips tersendiri.

Menurutnya masakan olahan daging harus habis dalam sehari.

Dengan demikian masakan tak perlu dipanaskan berulang yang bisa memicu beberapa dampak negatif untuk kesehatan tubuh.

"Anda bagi menjadi beberapa.. kan tidak mungkin 1 kilo dibuat sate," jelasnya.

"Anda pikirkan mana yang mau dimasak hari ini, mana mau yang masuk kulkas biasa, mana yang mau masuk freezer."

"Masaklah seperti yang mau anda makan hari ini dan langsung habis," tegasnya.

Baca berita lain tentang kesehatan umum di sini.

(TribunHealth.com/Ahmad Nur Rosikin)

Penulis: anrosikin
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved