Breaking News:

Dokter Sebut Jika Problem Prostat Tidak Disebabkan oleh Faktor Genetik atau Keturunan

Menurut dokter, untuk menghindari problem prostat bisa melakukan hubungan seksual secara rutin ataupun normal dengan pasangan yang sah.

kompas.com
Ilustrasi seseorang konsultasi dengan dokter perihal gangguan prostat 

TRIBUNHEALTH.COM - Dokter menyebutkan jika tidak ada makanan pantangan bagi penderita gangguan prostat.

Namun yang jelas kita tahu bahwa makanan-makanan yang kurang baik seperti makanan berlemak atau makanan-makanan yang mengandung oksidan tinggi.

Seperti gorengan yang digoreng dengan minyak yang sudah berkali-kali.

Dilansir oleh Tribunhealth.com penjelasan Medical Sexologist, dr. Binsar Martin Sinaga, FIAS dalam tayangan YouTube Tribunnews.com program Edukasi Seksual edisi 17 Desember 2020 terkait problem prostat.

Kemudian makanan-makanan yang banyak pengawetnya.

Dokter menganjurkan untuk menghindari makanan-makanan tersebut.

Baca juga: Medical Sexologist Sebut Hormon Testosteron pada Pria Dapat Dipengaruhi oleh Pikiran

Kita seharusnya sadar untuk menjaga kesehatan tubuh.

Selain itu, menghindari makanan yang mengandung kolesterol tinggi juga bagus untuk pembuluh darah.

Sehingga dapat terhindarkan dari penyakit-penyakit yang tidak diinginkan.

Ilustrasi gangguan prostat
Ilustrasi gangguan prostat (kompas.com)

Dalam keseharian juga harus diimbangi dengan olahraga agar tubuh tetap bugar.

Dokter sebut jika problem prostat tidak disebabkan oleh faktor genetik atau keturunan.

Menurut dokter, untuk menghindari problem prostat bisa melakukan hubungan seksual secara rutin ataupun normal dengan pasangan yang sah.

Namun saat ini ada beberapa orang yang enggan menikah.

Seperti orang-orang yang homoseksual dan heteroseksual.

Pada heteroseksual orientasinya adalah lawan jenis.

Baik heteroseksual maupun homoseksual, mereka juga memiliki gairah seksual atau libido.

Pada saat mereka memiliki dorongan tersebut, aktivitas seksual yang menurun atau tidak ada merupakan salah satu penyebab pembesaran prostat.

Baca juga: Mengapa Saya Mudah Marah dan Emosi Tetapi Tidak Bisa Meluapkan? Begini Jawaban Ahli Psikolog

Pada pria-pria yang tidak menikah atau tidak memiliki aktivitas seksual, ternyata tidak menjadi atau memiliki problem prostat.

Ada yang tidak menikah atau tidak memiliki aktivitas seksual, ternyata dalam perjalanan hidupnya terjangkit problem prostat.

Jadi dokter menyimpulkan, tidak bisa kita sama ratakan bahwa semua pria yang hidup sendiri pasti terkena problem prostat.

Penjelasan Medical Sexologist, dr. Binsar Martin Sinaga, FIAS dilansir oleh Tribunhealth.com dalam tayangan YouTube Tribunnews.com program Edukasi Seksual edisi 17 Desember 2020.

(Tribunhealth.com/Dhiyanti)

Baca berita lain tentang kesehatan di sini.

Penulis: Dhiyanti Nawang Palupi
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved