Breaking News:

Dokter Sebut Gula Darah Tinggi Tak Selalu Tanda Menderita Penyakit Diabetes

Berikut ini simak penjelasan dokter mustopa mengenai penyakit diabetes yang tak selalu ditandai dengan gula darah tinggi

Pixabay
Ilustrasi cek gula darah diabetes 

TRIBUNHEALTH.COM - Diabetes merupakan penyakit yang umum terjadi.

Penyakit ini bisa terjaid pada berbagai kalangan usia.

Diketahui bila tidak segera mendapatkan penanganan yang tepat, maka akan menimbulkan berbagai komplikasi.

Diabetes sering ditandai dengan gula darah yang tinggi.

Baca juga: Dokter Spesialis Penyakit Dalam Jelaskan 4 Pilar Penatalaksanaan Penyakit Diabetes

Baca juga: Ahli Gizi Sebut Memberikan Bekal yang Sehat Dapat Mengurangi Kebiasaan Anak Jajan di Sekolah

Baca juga: Dok, Apakah Terjadi Pendarahan saat Berhubungan Seks Dapat Membahayakan Kesehatan?

Namun apakah gula darah yang tinggi memang selalu mengindikasikan menderita penyakit diabetes?

Dikutip Tribunhealth.com dari tayangan YouTube Tribun Health, dr. Mustopa, Sp.PD membantahnya.

Menurut keterangannya, tidak selalu gula darah tinggi mengindikasikan menderita diabetes.

Pasalnya sebelum menetapkan diagnosis, dokter akan terlebih dahulu mengevaluasi kondisi pasien secara menyeluruh.

ilustrasi berkonsultasi dengan dokter
ilustrasi berkonsultasi dengan dokter (kompas.com)

"Belum tentu, tetap kita evaluasi terlebih dahulu."

"Kalau baru sekali di cek, tiba-tiba gula darahnya 300, bisa saja kita habis makan banyak, berarti harus dievaluasi lagi.

"Kita cek lagi di waktu yang berbeda," terangnya.

Selanjutnya, Mustopa menambahkan, dalam menentukan kondisi pasien, juga perlu memperhatikan gejala yang dialami dan melakukan pemeriksaan laboratorium.

Pemeriksaan yang dapat dilakukan yaitu pemeriksaan HbA1c.

Pemeriksaan ini berfungsi untuk mengukur rata-rata gula darah selama tiga bulan terakhir.

Ilustrasi cek gula darah penderita diabetes
Ilustrasi cek gula darah penderita diabetes (Freepik.com)

Disebutkan, bila hasil pemeriksaan melebihi angka 6,5 maka mengindikasikan mengalami diabetes.

"Bila tidak normal biasanya nilainya lebih 6,5. Kalau kurang dari itu berarti belum diabetes," ujar Mustopa.

Oleh sebab itu, ia menegaskan bila mengalami gula darah tinggi memang harus melakukan beberapa pemeriksaan.

"Jadi memang gula darah tinggi ini perlu evaluasi atau melakukan beberapa pemeriksaan lagi."

"Seperti gejala klinik, pemeriksaan gula darah puasa, ataupun pemeriksaan laboratorium HbA1c," tandasya.

Baca juga: Adakah Manfaat dan Resiko dari Pengobatan Tradisional Enema Kopi? Simak Penjelasan dr. Tan Shot Yen

Baca juga: Medical Sexologist, dr. Binsar Martin Sinaga, FIAS Jelaskan Tahapan Pengobatan Gangguan Seksual Pria

Baca juga: Pria yang Jarang Melakukan Aktivitas Seksual Dapat Sebabkan Pembesaran Prostat, Begini Solusi Dokter

Penjelasan dr. Mustopa, Sp.PD ini dikutip dari tayangan YouTube Tribun Health, Sabtu (19/6/2021).

(Tribunhealth.com/Ranum Kumala Dewi)

Penulis: Ranum Kumala Dewi
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved