Breaking News:

Tak Hanya Paru-paru, Berbagai Organ Pasien Covid-19 Bisa Alami Gagal Fungsi Akibat Badai Sitokin

Pasien bahkan bisa sampai kuning karena kegagalan fungsi hati akibat badai sitokin

Tribunnews/Irwan Rismawan
Ilustrasi tes SWAB covid-19 

TRIBUNHEALTH.COM - Badai sitokin merupakan masalah kesehatan yang banyak ditemui pada pasien yang mulai pulih dari Covid-19.

Badai sitokin merupakan respon berlebihan yang diberikan sistem imunitas tubuh.

Dibahas dalam program Ayo Sehat Kompas TV, etika suatu virus menginfeksi sel, tubuh akan mengirimkan sinyal bahaya.

Ketika sel merasa akan ada hal buruk yang terjadi, dia akan langsung memberikan respon berupa membunuh diri sendiri.

Langkah tersebut diambil agar kerusakan tak menyebar ke sel lain.

Baca juga: Perbedaan Penanganan Pasien COVID-19 Varian Pertama dan Kedua yang Dianggap Lebih Mematikan

Baca juga: Kemenkes Prediksi Kenaikan Puncak Kasus Covid-19 hingga Akhir Juni

ILUSTRASI PERAWATAN COVID-19 --- Petugas medis memberikan penanganan epada pasien di RS Darurat Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta, Jumat (1/5/2020). Wisma Atlet Kemayoran telah dialihfungsikan menjadi RS Darurat Covid-19, setelah pandemi Virus Corona mendera Indonesia.
ILUSTRASI PERAWATAN COVID-19 --- Petugas medis memberikan penanganan epada pasien di RS Darurat Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta, Jumat (1/5/2020). Wisma Atlet Kemayoran telah dialihfungsikan menjadi RS Darurat Covid-19, setelah pandemi Virus Corona mendera Indonesia. (TRIBUNNEWS/CECEP BURDANSYAH)

Dampaknya ketika sel banyak yang bunuh diri dalam waktu bersamaan, maka banyak jaringan yang bisa mati.

Dokter Spesialis Penyakit Dalam, Jeffri Aloys Gunawan, menjelaskan organ yang terdampak tak hanya paru-paru.

"Awalnya fasenya adalah paru ya. Kemudian selanjutnya akan masuk ke fase ketiga, hiper-inflamasi yang melibatkan banyak organ," jelasnya dalam tayangan yang diunggah di YouTube pada 27 Mei 2021.

dr Jeffri menyebut beberapa organ dalam dapat terdampak sekaligus dalam waktu yang sama.

Akibat terburuknya bisa sampai gagal fungsi organ.

"Ada ginjal, hati."

Baca juga: Badai Sitokin pada Pasien Covid-19 Dipengaruhi Faktor Genetik, Bisa Picu Kegagalan Fungsi Organ

Baca juga: Simak Penjelasan Dokter Mengenai Badai Sitokin, Penyebabnya Tak Hanya Covid-19

ILUSTRASI PERAWATAN COVID-19 - Tenaga medis melakukan Simulasi Kesiapsiagaan Penanganan Virus Corona (Covid-19), di Rumah Sakit Khusus Ibu dan Anak (RSKIA), Jalan KH Wahid Hasyim (Kopo), Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (13/3/2020). Simulasi tersebut sebagai langkah kesiapsiagaan Kota Bandung untuk mengatasi penyebaran wabah virus corona.
ILUSTRASI PERAWATAN COVID-19 - Tenaga medis melakukan Simulasi Kesiapsiagaan Penanganan Virus Corona (Covid-19), di Rumah Sakit Khusus Ibu dan Anak (RSKIA), Jalan KH Wahid Hasyim (Kopo), Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (13/3/2020). Simulasi tersebut sebagai langkah kesiapsiagaan Kota Bandung untuk mengatasi penyebaran wabah virus corona. (Tribun Jabar/Gani Kurniawan)

"Biasanya akan ditemukan peningkatan fungsi ginjal, fungsi hati meningkat, pasien sampai kuning karena bilirubin naik," jelasnya.

Organ lain seperti jantung dan pankreas pun bisa terkenda dampaknya.

Karenanya, dr Jeffri menegaskan pentingnya untuk menangani Covid-19.

Kendati bergejala ringan dan tak bergejala, pasien tetap perlu berkonsultasi dengan dokter.

Dengan demikian, dampak badai sitokin bisa dihindari.

Baca artikel lain seputar Covid-19 di sini.

(TribunHealth.com/Ahmad Nur Rosikin)

Penulis: anrosikin
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved