Breaking News:

Kenali Gangguan Kejiwaan yang Diakibatkan oleh Gadget dan Game

Gadget adalah penyebab utama seseorang lebih sering mengabaikan hal yang positif. Tetapi penggunaan gadget secara berlebihan menimbulkan dampak buruk.

kompas.com
ilustrasi gangguan kejiwaan 

TRIBUNHEALTH.COM - Seiring dengan perkembangan zaman, gadget tau biasa disebut juga dengan smartphone tidak bisa terlepas dari kehidupan sehari-hari.

Perasaan sepi dan mati gaya pun terasa apabila tangan tidak menggenggam smartphone.

Hal ini terjadi karena smartphone tidak hanya menjadi hiburan daja tetapi sudah menjadi kebutuhan sehari-hari.

Smartphone juga memiliki sisi positif untuk membantu pekerjaab hingga mencari hiburan ketika suntuk.

Tetapi, dengan adanya smartphone memberikan efek candu.

ilustrasi gangguan kejiwaan
ilustrasi gangguan kejiwaan (kompas.com)

Baca juga: Dokter Jelaskan Penyakit Wasir atau Ambeien yang Penting untuk Diketahui

Kecanduan tersebut bisa menyebabkan gangguan jiwa.

Gejala awal yang perlu dikhawatirkan telah terpapar game dan telah mengganggu kejiwaannya:

- Seseorang lebih memprioritaskan game daripada aktivitas lain yang lebih bermanfaat.

Seperti, sekolah, belajar, waktu dengan keluarga, bermain dengan teman, dll.

- Agresif dan menyendiri

2 dari 3 halaman

- Sulit konsentrasi

- Perubahan pola tidur

- Berbohong terkait game atau bahkan sampai mencuri

ilustrasi gangguan kejiwaan
ilustrasi gangguan kejiwaan (kompas.com)

Baca juga: Bagaimana Penanganan yang Tepat untuk Penderita Depresi? Begini Penjelasan Psikolog

Mungkin awal bermain game adalah mencari kesenangan, jika sudah kecanduan tidak lagi mencari kesenangan tapi lebih tidak bisa mengendalikan dorongannya.

Karena pada dasarnya mereka merasa ingin berhenti tetapi tidak bisa.

Game juga memiliki sisi positif, jika dilakukan secara berlebihan akan berdampak buruk.

Menurut para ahli, yang diperkenankan bermain game adalah tidak lebih dari 2 jamdalam satu hari tidak hanya game saja termasuk YouTube, dll.

Gangguan jiwa akibat game dan gadget:

Baca juga: Waspada Kebiasaan Mengunyah 1 Sisi Bisa Menyebabkan Karang Gigi

- Terlambat bicara pada balita

- Mudah marah

3 dari 3 halaman

- Sering mengamuk

- Depresi apabila tidak bisa mengakses game atau gadget

Solusi orangtua bagi anak maupun diri sendiri:

- Orangtua harus paham apa yang dilakukan oleh anak-anak'

Baca juga: Apakah Boleh Melanjutkan Pola Makan saat Puasa pasca Lebaran? Ini Penjelasan Ahli Gizi

- Orangtua harus bisa role model untuk anak dengan kegiatan yang produktif dan ada batasan

- Orangtua harus bisa bernegosiasi dengan anak untuk waktu yang diperkenankan berapa lama, pukul berapa, dan membatasi secara finansial.

Ini disampaikan pada channel YouTube KompasTV bersama dengan Dr. Lina Budianti, Spesialis Jiwa anak dan remaja RSJ Jawa Barat. Selasa (19/11/2019)

(TribunHealth.com/Putri Pramesti Anggraini)

Selanjutnya
Penulis: Putri Pramestianggraini
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved