Breaking News:

Apakah Boleh Melanjutkan Pola Makan saat Puasa pasca Lebaran? Ini Penjelasan Ahli Gizi

Berikut ini penjelasan ahli gizi mengenai dampak melanjutkan pola makan puasa pasca lebaran.

Tribunnews.com
Ilustrasi puasa ramadhan. 

TRIBUNHEALTH.COM - Pada saat memasuki bulan Ramadhan, pola makan tentu berubah.

Seperti makan hanya dua kali sehari saja.

Yaitu pada saat berbuka dan sahur.

Namun seringkali, kebiasaan tersebut terbawa setelah bulan puasa usai.

Baca juga: Jelang Lebaran, Berikut Tips Bikin Opor dan Makanan Bersantan Lain yang Aman untuk Kesehatan

Baca juga: Tak Harus Kue Kering, Berikut Ini Makanan Tradisional yang Bisa Dijadikan Sajian Lebaran

Baca juga: Sajian Aman Lebaran: Sering Dianggap Penyebab Kolesterol, Santan Rupanya Memiliki Keunggulan Ini

Bagaimana pandangan ahli gizi mengenai hal tersebut?

Dikutip TribunHealth.com dari tayangan YouTube Tribun Health, Dokter Ahli Gizi komunitas mengungkapkan tidak setuju terhadap pola makan saat puasa yang terbawa hingga setelah lebaran.

Pasalnya tubuh manusia membutuhkan kestabilan gula.

"Saya tidak setuju."

"Karena tubuh manusia membutuhkan kestabilan gula," ujar Tan.

Ilustrasi cek gula darah.
Ilustrasi cek gula darah. (Pixabay)

Kestabilan gula merupakan suatu keadaan yang konstan pada gula darah.

Halaman
12
Penulis: Ranum Kumala Dewi
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved