Breaking News:

Apa Itu Trigliserida dan Apa Saja Akibatnya Jika Trigliserida Tinggi

Trigliserida adalah salah satu jenis lemak yang ditemukan dalam darah manusia yang bertugas untuk mensuplai energi ke seluruh tubuh

Kompas Lifestyle
Ilustrasi - Lemak dalam darah atau trigliserida 

TRIBUNHEALTH.COM - Trigliserida merupakan salah satu jenis lemak yang ditemukan di dalam darah yang bertugas untuk menyuplai energi untuk tubuh dan menyimpan kalori.

Dikutip dari Kompas.com, jika seseorang sering mengkonsumsi makanan yang berlemak dan kalorinya lebih banyak dari pada yang dibakar maka bisa jadi didalam tubuh terdapat trigliserida tinggi.

Kadar trigliserida yang tinggi yaitu 200-499 mg/dL, sedangkan kadar trigliserida sangat tinggi berada pada angka 500 mg/dL atau lebih.

Dilansir dari Youtube Tribunnews.com saat tingkat trigliserida tinggi dapat mengalami hal berikut ini:

1. Dapat mengalami pembengkakan di beberapa bagian pada organ tubuh, seperti pembengkakan pada pankreas atau pankreatitis, dan pembengkakan hati.

2. Dapat meningkatkan risiko stroke hingga terdapat timbunan lemak di bawah kulit.

Baca juga: Kondisi Mikropenis Ternyata Bisa Pengaruhi Kadar Gula Darah, Simak Penjelasan Berikut Ini

Baca juga: Jangan Lebih, Ini Penjelasan Dokter Soal Batas Konsumsi Gula, Garam, dan Lemak dalam Sehari

Ilustrasi penyempitan pembuluh darah akibat penumpukan plak lemak
Ilustrasi penyempitan pembuluh darah akibat penumpukan plak lemak (Tribun Jabar)

Dilansir dari Youtube Tribunnews.com, gejala-gejala trigliserida tinggi adalah sebagai berikut ini:

1. Xanthoma

Xanthoma merupakan kelainan yang terjadi pada kulit yang ditandai dengan adanya endapan lemak di bawah kulit.

Endapan lemak ini muncul dalam bentuk apa saja dan berwarna kuning atau orange yang berukuran sekitar 7,5 cm dan bisa lebih kecil atau lebih besar dari itu.

Pada umumnya xanthoma terjadi pada persendian hingga beberapa bagian pada tubuh.

Xanthoma tidak berbahaya dan akan hilang apabila kadar trigliserida diturunkan.

2. Pankreatitis

Pankreatitis akut diindikasi disertai dengan beberapa gejala seperti mual, muntah, demam, detak jantung cepat, dan nyeri di perut.

Baca juga: Dokter Sebut Demam Berdarah Belum Ada Obatnya, Hanya Andalkan Asupan Cairan

Baca juga: Tak Melulu Lemak, Perut Buncit Juga Bisa Terjadi karena Kembung, Salah Satu Pemicunya Lalapan

3. Gejala lain

Trigliserida yang sangat tinggi dapat menyebabkan pemblokiran asupan darah ke jantung dan otak.

Penurunan suplai darah ke jantung berdampak pada nyeri dada.

Sementara itu, penurunan suplai darah ke otak dapat menyebabkan pusing, kebingungan, mati rasa, penglihatan kabur dan sakit kepala parah.

Namun terkadang, gejala trigliserida tinggi dan sangat tinggi tidak muncul.

Untuk mengetahui kadar kolestrol dan trigliserida, dapat melakukan tes darah lipit minimal 5 tahun sekali dan pada usia 20 tahun ke atas.

Baca juga: Apakah Benar Jus Jambu Biji Bisa Tingkatkan Trombosit Penderita Demam Berdarah?

Baca berita lain seputar kesehatan di sini

(Tribunhealth.com/Irma Rahmasari)

Penulis: Irma Rahmasari
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved