Breaking News:

Sederet Vitamin Ini Diperlukan Tubuh tapi Tak Baik Jika Dikonsumsi Berlebih

dr Tan Shot Yen menyebut vitamin yang larut dalam lemak lebih berbahaya jika dikonsumsi berlebih

pixabay.com
Ilustrasi vitamin 

TRIBUNHEALTH.COM - Dokter filsuf ahli gizi komunitas, dr Tan Shot Yen, menjelaskan soal vitamin yang larut dalam air dan yang larut dalam lemak.

Kedua jenis vitamin itu sebaiknya sama-sama tak boleh dikonsumsi berlebih.

Hal itu dia sampaikan dalam program Malam Minggu Sehat, di kanal YouTube Tribunnews.com.

"Nah ada beberapa suplemen yang ingin saya bahas, kalau nggak salah ada empat yang udah saya siapkan," kata dr Tan.

"Pertama adalah tentu vitamin C. Yang kedua adalah vitamin D. Yang ketiga adalah asam folat, yang keempat adalah Zinc."

"Zinc itu adalah bagian dari mineral, bukan vitamin."

"Nah vitamin ada vitamin A, vitamin D, vitamin B. Vitamin B itu sendiri ada 17 jenis."

"Nah vitamin itu ada yang larut dalam lemak ada yang larut didalam air."

Baca juga: Suplemen Bukan Obat untuk Tingkatkan Imunitas, Dokter: Berbahaya Jika Kelebihan

Baca juga: Mengenal 4 Derajat Ereksi Pria dari Sudut Pandang Medis, Paling Top Seperti Mentimun

Ilustrasi vitamin
Ilustrasi vitamin (pixabay.com)

"Jadi kalau yang larut dalam air tentu saja metabolismenya dan kalau seandainya sudah perlu dibuang kelebihannya, akan kelewat lewat kencing lewat pipis."

"Nah Vitamin yang larut dalam air itu adalah vitamin B dan vitamin C."

Itu sebabnya urine memiliki bau khas ketika kelebihan vitamin B dan C.

Pasalnya kelebihan asupan dua vitamin tersebut akan langsung dibuang.

"Nah ini bukan kabar baik, karena kadang-kadang kerapkali vitamin C itu tidak muncul sendirian sebagai asam askorbat ya."

"Nah kalau muncul cuma sebagai asam askorbat tentu yang dihajar adalah lambung kita, karena makan vitamin C terlalu banyak itu terlalu asam."

"Biasanya vitamin C itu muncul dengan ikatan-ikatan kalsium, ikatan karbonat, lalu kemudian ada imbuhan."

Dokter Tan menjelaskan, imbuhan itulah yang berbahaya.

Baca juga: Ereksi yang Tidak Tahan Lama Ternyata Bisa Jadi Tanda Tubuh Pria Kurang Bugar

Baca juga: Jangan Lebih, Ini Penjelasan Dokter Soal Batas Konsumsi Gula, Garam, dan Lemak dalam Sehari

Ilustrasi jeruk sebagai sumber vitamin C alami
Ilustrasi jeruk sebagai sumber vitamin C alami (pixabay.com)

"Biasanya zaman sekarang itu vitamin C enggak berdiri sendiri. Ada yang pakai flavonoid, jadi imbuhan-imbuhan ini yang membuat ada orang yang mengatakan loh kalau gitu saya enggak makan vitamin C doang. Nah itu yang bahaya."

"Nah yang lebih repot adalah vitamin yang larut dalam lemak, A, D, E, dan K."

Jika asupan vitamin tersebut kelebihan, maka akan ditimbun dalam lemak.

"Itu sebabnya A, D, E, K itu ga bisa main-main."

(TribunHealth.com/Ahmad Nur Rosikin)

Penulis: anrosikin
Editor: anrosikin
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved