Breaking News:

3 Fakta Kesehatan Kue Nastar, Segini Kolesterol dan Kalorinya, Lebih Tinggi dari Nasi Putih?

Berikut ini kalori, kolesterol, hingga batas aman makan nastar khas lebaran Idul Fitri

Penulis: Ahmad Nur Rosikin | Editor: Melia Istighfaroh
WARTAKOTA/Nur Ichsan
Bisnis kue lebaran milik Ny Yuli di kawasan Tambora, Jakarta Barat, mulai ramai menerima pesanan, Sabtu (17/4/2021). Kue lebaran jenis kue kering seperti nastar, kue salju, kastengel, banyak.diminati.karena harganya murah meriah. 

TRIBUNHEALTH.COM - Nastar merupakan salah satu kue kering khas lebaran Idul Fitri.

Saat lebaran, kue ini banyak dijadikan sebagai hidangan meja untuk menjamu tamu.

Namun benarkah kalori nastar lebih tinggi daripada nasi putih?

Tentu saja, hal ini tergantung ukuran porsinya.

Namun secara umum nastar memang tinggi kalori dan tidak boleh dikonsumsi berlebihan.

Kandungan kalori nastar terungkap dalam buku Do’s & Don’t’s Street Food: Jurus Jitu Jajan Sehat di Luar Rumah agar Tetap Langsing & Fit (2012) oleh Hindah Muaris & Gagas Ulung.

Baca juga: Kalender, Jadwal Libur, dan Cuti Bersama Idul Fitri 2024, PNS dan Pegawai Swasta Aturannya Beda!

Ilustrasi kue kering lebaran --- Bisnis kue lebaran milik Ny Yuli di kawasan Tambora, Jakarta Barat, mulai ramai menerima pesanan, Sabtu (17/4/2021). Kue lebaran jenis kue kering seperti nastar, kue salju, kastengel, banyak.diminati.karena harganya murah meriah.
Ilustrasi kue kering lebaran --- Bisnis kue lebaran milik Ny Yuli di kawasan Tambora, Jakarta Barat, mulai ramai menerima pesanan, Sabtu (17/4/2021). Kue lebaran jenis kue kering seperti nastar, kue salju, kastengel, banyak.diminati.karena harganya murah meriah. (WARTAKOTA/Nur Ichsan)

1. Kandungan Kalori

Dilansir Kompas.com, kandungan kalori pada kue nastar yang tersusun dari 4 gram telur ayam, 25 gram margarin, 25 gram terigu, 5 gram gula pasir, dan 5 gram nanas, bisa mencapai 281 Kkal.

Nastar dalam porsi tersebut nilai kalorinya lebih tinggi dari satu porsi nasi putih 100 gram (7-8 kali sendok makan).

Baca juga: Mengenal 10 Manfaat Biji Adas, Kontrol Gula Darah, Turunkan Kolesterol, dan Mencegah Stroke

2. Kandungan Kolesterol

2 dari 4 halaman

Selain tinggi kalori, nastar juga tinggi kolesterol.

Kue nastar yang dibuat dari 4 gram telur ayam, 25 gram margarin, 25 gram terigu, 5 gram gula pasir, dan 5 gram nanas, kandungan kolesterolnya bisa mencapai 53 mg.

Bisnis kue lebaran milik Ny Yuli di kawasan Tambora, Jakarta Barat, mulai ramai menerima pesanan, Sabtu (17/4/2021). Kue lebaran jenis kue kering seperti nastar, kue salju, kastengel, banyak.diminati.karena harganya murah meriah.
Bisnis kue lebaran milik Ny Yuli di kawasan Tambora, Jakarta Barat, mulai ramai menerima pesanan, Sabtu (17/4/2021). Kue lebaran jenis kue kering seperti nastar, kue salju, kastengel, banyak.diminati.karena harganya murah meriah. (WARTAKOTA/Nur Ichsan)

3. Batas Konsumsi Nastar

Karena kandungan gula yang cukup tinggi, maka batasi konsumsi kue nastar 2-3 buah (10-15 gram) per hari.

Selain itu, agar lebih sehat, pilih nastar yang menggunakan selai dengan buah asli.

Berita Berikutnya: Selain Gorengan, 8 Makanan Tinggi Kolesterol dan Perlu Dihindari

ilustrasi gorengan yang termasuk makanan perlu dihindari penderita hipertensi
ilustrasi gorengan yang termasuk makanan perlu dihindari penderita hipertensi (sajiansedap.grid.id)

Kolesterol tidak selalu buruk untuk kesehatan.

Tubuh memiliki kolesterol baik atau HDL serta kolesterol buruk alias LDL.

Kolesterol LDL inilah yang kadarnya perlu dibatasi agar tidak menyebabkan masalah kesehatan.

Kadar kolesterol jahat terlalu tinggi dapat menyumbat arteri dan meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke.

3 dari 4 halaman

Salah satu upaya yang bisa dilakukan untuk mencegah hal ini adalah dengan mengatur pola makan.

Kanal kesehatan NDTV melansir, ada sederet makanan sehari-hari yang memiliki kolesterol jahat tinggi.

Dengan demikian makanan berikut ini perlu dihindari.

1. Daging olahan atau ultraproses

Pengidap diabetes perlu menghindari daging dan sosis
Pengidap diabetes perlu menghindari daging dan sosis (Pexels)

Berbagai daging beku dan kemasan telah melalui proses panjang untuk meningkatkan umur simpannya.

Beberapa contoh daging olahan adalah sosis, hot dog, bacon, kebab beku, dan sebagainya.

2. Junk food

Junk food mengacu pada berbagai makanan ultraproses yang sering kali siap disantap.

Makanan ini termasuk keripik, nacho, coklat susu, soda, minuman rasa buah, dan lain-lain.

Kategori ini juga dapat mencakup popcorn siap makan.

Baca juga: Anak Ketagihan Junk Food Rawan Terkena Diabetes, Lakukan Ini agar Kecanduan Hilang

4 dari 4 halaman

3. Makanan yang digoreng

Makanan yang digoreng dengan minyak sangat buruk bagi kesehatan dan kolesterol Anda.

Makanan ini juga menyebabkan obesitas.

Makanan yang digoreng tidak sehat untuk semua orang, lebih baik menggunakan makanan yang dipanggang dan digoreng sebagai alternatif.

Ilustrasi makan es krim
Ilustrasi makan es krim (Pixabay)

4. Makanan penutup

Kebanyakan makanan penutup mengandung banyak gula, mentega, digoreng, atau diolah dengan bahan pengawet lain yang dapat meningkatkan kadar LDL dalam tubuh Anda.

Anda harus menghindari makanan seperti es krim, kue, kue kering, donat, dan sebagainya.

5. Makanan cepat saji

Makanan cepat saji kaya akan berbagai komponen yang meningkatkan kolesterol jahat dalam tubuh.

Mereka juga mungkin meningkatkan risiko terkena obesitas, penyakit kardiovaskular, diabetes, dan lain-lain.

Baca juga: Minuman yang Perlu Dihindari Pengidap Kolesterol, Tak Boleh Makan Es Krim?

6. Domba

Seperti dibahas di atas, daging merah termasuk daging domba, sering kali mengandung lemak jenuhnya yang tinggi.

Pastikan untuk mengonsumsinya dalam porsi lebih kecil.

7. Jeroan

Jeroan dikenal dan dikonsumsi karena nilai gizinya yang sangat tinggi.

Namun, makanan ini juga kaya akan lemak dan harus dihindari oleh orang dengan LDL tinggi.

ilustrasi kulit ayam
ilustrasi kulit ayam (kompas.com)

8. Unggas (jika dimakan dengan kulitnya)

Makanan unggas adalah alternatif yang jauh lebih sehat daripada daging merah untuk mendapatkan protein, terutama bagi orang dengan kolesterol jahat tinggi.

Namun, Anda harus menghindari mengonsumsi unggas dengan kulitnya karena mungkin tidak sehat.

(TribunHealth.com/Ahmad Nur Rosikin)

Selanjutnya
Tags:
Tribunhealth.comnastarKolesterolkaloriJunk food Nastar Kurma
BERITATERKAIT
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved