Breaking News:

Mencukur Rambut Kemaluan Dapat Menimbulkan Penyakit? Ini Dampaknya dari Pandangan Medis

Menurut Medical Sexologist, dr. Binsar Martin Sinaga, FIAS pH di dalam vagina sangat asam yaitu sekitar 2-3.

grid.id
Ilustrasi rambut pubis atau kemaluan, begini penjelasan Medical Sexologist, dr. Binsar Martin Sinaga, FIAS 

TRIBUNHEALTH.COM - Pada saat memasuki usia pubertas, kadar hormon androgen di dalam tubuh meningkat.

Hal ini bisa memicu tumbuhnya rambut-rambut halus di berbagai bagian tubuh, termasuk bulu kemaluan.

Pasalnya ada beberapa orang yang merasa tidak nyaman dengan hadirnya rambut kemaluan atau rambut pubis.

Sehingga mencukurnya kerap menjadi pilihan.

Baca juga: Berikut Faktor Risiko yang Dapat Meningkatkan Infeksi Jamur di Dalam Rongga Mulut

Ilustrasi rambut pubis atau kemaluan, begini paparan Medical Sexologist, dr. Binsar Martin Sinaga, FIAS
Ilustrasi rambut pubis atau kemaluan, begini paparan Medical Sexologist, dr. Binsar Martin Sinaga, FIAS (grid.id)

Lantas bagaimana pandangan medis jika rambut kemaluan dicukur?

dr. Binsar menerangkan bahwa mencukur rambut kemaluan bisa menimbulkan penyakit, salah satunya adalah kesehatan dari organ reproduksi akan terganggu.

Biasanya kulit di area organ reproduksi akan mudah terserang.

Baca juga: Putri Ariani Banjir Pujian Usai Tampil di Americas Got Talent, Pernah Juara Indonesias Got Talent

Pernyataan ini disampaikan oleh Medical Sexologist, dr. Binsar Martin Sinaga, FIAS yang dilansir Tribunhealth.com dalam tayangan YouTube Tribun Timur program Edukasi Seksual edisi 17 Maret 2022.

"Kulit daripada yang namanya organ reproduksi. Kalau kulitnya terserang ada luka atau dermatitis akibat daripada kulit itu mengalami kekeringan karena rambutnya dicukur sehingga akan merambah ke dalam," tutur Medical Sexologist, dr. Binsar Martin Sinaga, FIAS.

"Hati-hati, setiap problem yang ada di luar organ reproduksi itu bisa masuk ke dalam apalagi bagi seorang wanita, bagi vagina atau organ reproduksi wanita pasti akan bisa merambah ke dalam, menjalar dia," jelas Medical Sexologist, dr. Binsar Martin Sinaga, FIAS.

Ilustrasi rambut pubis atau kemaluan, begini ulasan Medical Sexologist, dr. Binsar Martin Sinaga, FIAS
Ilustrasi rambut pubis atau kemaluan, begini ulasan Medical Sexologist, dr. Binsar Martin Sinaga, FIAS (grid.id)
2 dari 3 halaman

Lantas apa yang akan terjadi jika pada saat berhubungan seksual dengan pasangan kemudian rambut kemaluan masuk ke dalam vagina?

Terkait hal ini, dr. Binsar mengatakan jika tidak ada masalah yang ditimbulkan akibat rambut pubis yang masuk ke dalam vagina.

Sobat sehat perlu tahu bahwa pH di vagina sangat asam, yakni dengan pH sekitar 2-3.

Selain asam, di dalam vagina juga terdapat banyak bakteri atau flora mikroorganisme.

Baca juga: Tak Disangka, Pegawai BPJS Ketenagakerjaan Ini adalah Suami Artis, Punya Usaha Kuliner & Properti

"Makanya kalau over daripada bakteri atau jamur maka akan muncul keputihan, jadi kalau hanya rambut satu potong, satu lembar, dua lembar ada di dalam vagina itu tidak masalah," pungkas dr. Binsar.

Sobat sehat tak perlu khawatir apabila terdapat beberapa helai rambut kemaluan yang masuk ke dalam vagina.

Ilustrasi rambut pubis atau kemaluan, begini kata Medical Sexologist, dr. Binsar Martin Sinaga, FIAS
Ilustrasi rambut pubis atau kemaluan, begini kata Medical Sexologist, dr. Binsar Martin Sinaga, FIAS (grid.id)

Pasalnya sobat sehat tetap aman jika hendak melakukan hubungan seksual.

Klik di sini untuk mendapatkan referensi sabun pencuci vagina.

Baca juga: Fakta How Do You Live? Film Terakhir Hayao Miyazaki, Dirilis Ghibli Tanpa Trailer dan Promosi

Penjelasan ini disampaikan oleh Medical Sexologist, dr. Binsar Martin Sinaga, FIAS dalam tayangan YouTube Tribun Timur program Edukasi Seksual edisi 17 Maret 2022.

(Tribunhealth.com/DN)

3 dari 3 halaman

Baca berita lainnya di sini.

Selanjutnya
Tags:
Tribunhealth.comRambut Kemaluanpenyakitdr. Binsar Martin SinagaMedical Sexologist Darren Kent
BERITATERKAIT
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved