Breaking News:

Apa Penyebab Perut Terasa Panas Setelah Konsumsi Vitamin C pada Penderita Asam Lambung?

Asam lambung merupakan masalah pada pencernaan yang ditandai dengan gejala mual, muntah, sering sendawa bahkan rasa nyeri ulu hati.

freepik.com
ilustrasi seseorang mengonsumsi vitamin C 

TRIBUNHEALTH.COM - Masalah kesehatan pada pencernaan yang sering dikeluhkan adalah asam lambung.

Banyak masyarakat yang mengalami asam lambung, rata-rata mulai usia remaja.

Jika memiliki masalah asam lambung, tentunya kita harus memperhatikan pola makan.

Seseorang dengan asam lambung merasa perut panas setelah konsumsi vitamin C, apa penyebabnya?

dr. Alya Batami mengatakan, perut terasa panas setelah konsumsi vitamin C dikarenakan asam.

ilustrasi seseorang mengonsumsi vitamin C
ilustrasi seseorang mengonsumsi vitamin C (freepik.com)

Baca juga: Apakah Susu Boleh Dikonsumsi Penderita Asam Lambung? Ini Kata dr. Alya Batami

Vitamin C nama lainnya adalah asam askorbat yang bersifat asam.

Jadi sebaiknya mengonsumsi vitamin C setelah makan, ketika lambung netral barulah mengonsumsi vitamin.

Prinsip pengaturan pola makan yang benar, sebenarnya adalah 5 kali sehari yakni :

- Makan utama saat pagi

- Selingan pagi

2 dari 3 halaman

- Makan siang

Baca juga: Jangan Anggap Sepele, Asam Lambung yang Tidak Diobati bisa Membahayakan

- Selingan sore

- Makan malam

dr. Alya Batami menyampaikan, 1, 3, dan 5 adalah makanan utama, sedangkan 2 dan 4 adalah makanan tambahan atau camilan.

Ada orang yang memang tidak merasa kenyang jika tidak mengonsumsi nasi, tidak menjadi masalah tetapi porsinya yang harus dikurangi.

Contoh, awalnya makan nasi sepiring penuh maka perlu mengurangi porsinya menjadi sepiring tetapi jangan terlalu penuh.

Intinya jangan terlalu banyak pada saat makan, karena bisa menyebabkan perut menjadi mual.

Baca juga: Prinsip Pengaturan Pola Makan yang Benar bagi Penderita Asam Lambung

Terlalu banyak makan terkadang lambung pun juga tidak kuat menahan makanan yang dikonsumsi dalam porsi banyak.

Makan dengan porsi banyak sebenarnya tidak bagus untuk tubuh kita sendiri karena bisa terjadi lonjakan gula darah yang terlalu signifikan dan bisa memicu penyakit lain.

Memang tidak menjadi masalah jika memang harus mengonsumsi nasi, tetapi selingilah dengan buah atau sayuran yang sifatnya tidak mengiritasi lambung.

3 dari 3 halaman

Contohnya adalah buah-buahan yang tidak bersifat asam.

Buah yang bersifat asam seperti mangga, apel dan penderita asam lambung tidak akan kuat mengonsumsi buah tersebut.

Baca juga: Selain Obat-obatan, Adakah Pertolongan Pertama Mengatasi Perut Perih pada Penderita Asam Lambung?

Sedangkan sayur-sayuran misalnya adalah sawi putih, kubis atau kol bisa memproduksi gas di lambung.

Sehingga pasien bisa menjadi lebih kembung jika mengonsumsi sayuran tersebut.

Ini disampaikan pada channel YouTube Tribun Batam bersama dengan dr. Alya Batami P. Seorang dokter di RSBP Batam.

(TribunHealth.com /Putri Pramesti Anggraini)

Selanjutnya
Penulis: Putri Pramestianggraini
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved