TRIBUNHEALTH.COM - Tidak semua perempuan dalam menjalani masa menopause dengan mudah.
Hal ini karena menopause bisa membuat wanita mengalami banyak gangguan kesehatan.
Oleh sebab itu, jangan menganggap remeh masa menopause.
Sangat diperlukan kesiapan diri dalam menghadapi masa menopause guna menghindari gejala menopause yang lebih parah.
Hal-hal yang perlu dipersiapkan wanita menjelang menopause
1. Memiliki hidup yang sehat
"Sebelum mengalami menopause, yang pasti hidup sehat," ujar Medical Sexologist, dr. Binsar Martin Sinaga, FIAS.
"Hidup sehat dalam arti tidak memiliki komorbid," tegas Medical Sexologist, dr. Binsar Martin Sinaga, FIAS.
Baca juga: dr. Mustopa, Sp. PD Bagikan Saran dan Tips Mengontrol Gula Darah Agar Tidak Mengidap Diabetes

Baca juga: Sering Dilarang, dr. Roland Bagikan Tanggapan Terkait Konsumsi Es, Kopi, & Mie Instan Saat Kehamilan
Menurut dr. Binsar, berbahaya apabila wanita memiliki komorbid.
Pernyataan ini disampaikan oleh Medical Sexologist, dr. Binsar Martin Sinaga, FIAS yang dilansir oleh Tribunhealth.com dalam tayangan YouTube Tribun Health program Beauty Health edisi 24 November 2022.
"Kalau seorang wanita apalagi dengan diabetes dan diabetesnya tidak teratasi, selesai ya. Karena apa, hasrat berkurang, hormonnya drop, dan pembuluh darah bermasalah ya selesailah udah," sambung Medical Sexologist, dr. Binsar Martin Sinaga, FIAS.
Medical Sexologist, dr. Binsar Martin Sinaga, FIAS menegaskan jika hidup yang sehat adalah nomor satu.
Jangan sampai komorbid menimpa atau dialami oleh wanita menjelang menopause.
2. Kenali segala sesuatu yang terjadi ketika menopause
Perlu diingat jika setiap wanita tidak akan muda terus-menerus.
Setiap individu akan mengalami penurunan kebugaran seiring dengan peningkatan usia.
"Apalagi kalau dia sudah punya anak, melahirkan, iya to. Nah, dengan irama hidup ada stres," lanjut Medical Sexologist, dr. Binsar Martin Sinaga, FIAS.
"Makanya wanita sekarang banyak belajar. Jadi banyak penanya atau yang konsultasi itu ibu-ibu atau wanita usia reproduksi," ucap Medical Sexologist, dr. Binsar Martin Sinaga, FIAS.
Baca juga: Pertahanan Tubuh Penderita Steven Johnson Syndrome Menurun, Ini Pemicu Sebenarnya menurut Dokter

Baca juga: Kenali Berbagai Bahaya Penggunaan Tusuk Gigi, dari Ringan sampai Berat menurut Dokter Spesialis Gigi
3. Tetap menjaga kadar hormon estrogen
Apabila sudah mengalami menopause dan keluhan-keluhan terjadi, seperti gangguan seksual dengan suaminya maka segera konsultasi.
Kalau tidak ada kontra indikasi atau syarat estrogen replacement therapy, jadi estrogen replacement therapy memiliki syarat.
Syaratnya adalah dalam keluarga wanita tersebut tidak boleh ada yang menderita kanker payudara.
Karena kalau diperbaiki estrogennya, berarti akan dilakukan inisiasi atau merangsang mutasi dari sel-sel yang sudah ada atau sel-sel bawaan sehingga kanker akan muncul.
Hal inilah yang berbahaya, oleh sebab itu apabila wanita tidak memiliki riwayat atau keluarga yang menderita kanker payudara akan aman.
Dengan begitu, dokter bisa memberikan obat estrogen atau hormon estrogen secara kimia dari luar dengan cara pemberian pil atau tablet.
Sehingga estrogen yang turun bisa naik kembali.
Apabila kebugaran tubuh dirasa berantakan dan drop, seksnya juga turun, maka harus dilakukan estrogen replacement therapy.
Yang menjadi masalah adalah adanya kontra indikasi bagi wanita yang memiliki keluarga atau garis keturunan kanker payudara.
Baca juga: Kanker Leher Rahim, Samakah dengan Kanker Serviks? dr. Anik Suryaningsih Sp.OG Menjawab

Baca juga: Hormon Estrogen yang Menurun ketika Menopause Menyebabkan Sirkulasi Darah ke Vagina Berkurang
4. Harus ada komunikasi dan dukungan dari pasangan
"Jangan sampai suaminya menggebu-gebu dan istrinya sampai kewalahan, ini kan problem yang sering saya dapat di klinik," pungkas Medical Sexologist, dr. Binsar Martin Sinaga, FIAS.
"Suaminya pengen, suaminya masih berhasrat, suaminya masih pengen, istrinya sudah kering, sudah tidak punya agirah, nah ini dikomunikasikan," tambah Medical Sexologist, dr. Binsar Martin Sinaga, FIAS.
Menurut dr. Binsar, keempat hal inilah yang perlu dipersiapkan agar wanita memiliki kualitas hidup yang bagus dan baik, bahkan sesudah menopause.
Baca juga: Ahli Gizi, R. Radyan Yaminar, S.Gz Ungkap Alasan Mengapa Usia 40 Tahun ke Atas Susah untuk Kurus
Penjelasan Medical Sexologist, dr. Binsar Martin Sinaga, FIAS dilansir oleh Tribunhealth.com dalam tayangan YouTube Tribun Health program Beauty Health edisi 24 November 2022.
(Tribunhealth.com/DN)
Baca berita lain tentang kesehatan di sini.