Breaking News:

Bau Mulut Kerap Membuat Tidak Percaya Diri, Berikut Kenali Penyebab Terjadinya Bau Mulut

drg. Amalia Trisnaningtyas, Sp.KG menuturkan, terjadinya bau mulut pada seseorang karena banyak faktor yang mempengaruhi.

freepik.com
ilustrasi seseorang yang merasa tidak percaya diri karena bau mulut, berikut penjelasan drg. Amalia Trisnaningtyas, Sp.KG 

TRIBUNHEALTH.COM - Bau mulut atau disebut juga dengan halitosis disebabkan karena bakteri yang tumbuh dan berkembang biak di dalam rongga mulut.

Akibatnya saat seseorang sedang berbicara atau membuang napas, keluar aroma yang tidak sedap.

Kondisi ini dinilai sangat mengganggu dan kerap membuat penderitanya tidak percaya diri.

Dilansir TribunHealth.com, drg. Amalia Trisnaningtyas, Sp.KG memberikan penjelasan dalam tayangan YouTube Tribun Lampung News Video.

drg. Amalia Trisnaningtyas, Sp.KG menyampaikan, terjadinya bau mulut pada seseorang karena banyak faktor yang mempengaruhi.

Baca juga: 4 Faktor Pemicu Terjadinya Gigi Berlubang, Berikut Simak Ulasan drg. Amalia Trisnaningtiyas, Sp.KG

ilustrasi seseorang yang merasa tidak percaya diri karena bau mulut, berikut penjelasan drg. Amalia Trisnaningtyas, Sp.KG
ilustrasi seseorang yang merasa tidak percaya diri karena bau mulut, berikut penjelasan drg. Amalia Trisnaningtyas, Sp.KG (freepik.com)

Baca juga: Rajin Sikat Gigi Namun Masih Alami Gigi Berlubang? Berikut drg. Amalia Paparkan Penyebabnya

Berikut terdapat tiga penyebab terjadinya bau mulut.

- Karang gigi

Karang gigi ialah kumpulan plak yang mengeras di gigi.

Jika plak tersebut sudah terakumulasi dan mengerasi menjadi karang gigi akan susah dibersihkan dengan sikat gigi.

Penanganan karang gigi dapat dilakukan oleh dokter gigi dengan melakukan scaling.

2 dari 3 halaman

Apabila karang gigi tidak kunjung dibersihkan, lama-kelamaan akan menimbulkan masalah salah satunya bau mulut.

Bakteri yang dihasilkan oleh plak yang menumpuk dapat membuat gigi menjadi kuning dan sebabkan bau mulut.

Baca juga: drg. Amalia Trisnaningtyas Paparkan Waktu Terbaik untuk Sikat Gigi Guna Mencegah Gigi Berlubang

ilustrasi penumpukan karang gigi sebabkan bau mulut, berikut penjelasan drg. Amalia Trisnaningtyas, Sp.KG
ilustrasi penumpukan karang gigi sebabkan bau mulut, berikut penjelasan drg. Amalia Trisnaningtyas, Sp.KG (pixabay.com)

Baca juga: Sering Terasa Nyeri saat Alami Gigi Berlubang? Berikut drg. Amalia Paparkan Penyebabnya

- Gigi berlubang

Gigi berlubang ialah salah satu permasalahan yang kerap ditemui oleh kebanyakan orang karena tidak menjaga kebersihan gigi dengan baik.

Kondisi ini dapat dialami oleh siapa saja, mulai dari anak-anak, dewasa, hingga lansia.

drg. Amalia menuturkan, adanya gigi berlubang yang tak segera diobat dapat menyebabkan terjadinya bau mulut.

Kondisi ini dapat terjadi karena produk bakteri yang ada di dalam rogga mulut menghasilkan gas.

Gas tersebutlah yang akhirnya menimbulkan bau mulut.

Baca juga: drg. Amalia Trisnaningtyas Himbau Waspadai Munculnya Titik Hitam pada Gigi, Berikut Ulasannya

ilustrasi seseorang yang merasa tidak percaya diri karena bau mulut, berikut penjelasan drg. Amalia Trisnaningtyas, Sp.KG
ilustrasi seseorang yang merasa tidak percaya diri karena bau mulut, berikut penjelasan drg. Amalia Trisnaningtyas, Sp.KG (freepik.com)

Baca juga: Bau Mulut Bisa Jadi Tanda Infeksi Rongga Mulut, Telusuri Penyebabnya Berikut dari drg. Erni Marlina

- Gangguan pencernaan

drg. Amalia menyebutkan penyebab lain terjadinya bau mulut yaitu adanya gangguan pencernaan.

3 dari 3 halaman

Pasalnya banyak orang yang tidak menyadari bahwa gangguan pencernaan dapat menyebabkan terjadinya bau mulut.

Tak hanya gangguan pencernaan, beberapa orang yang memiliki riwayat GERD atau asam lambung kerap mengalami bau mulut.

Kondisi ini disebabkan karena naiknya asam ke dalam rongga mulut.

Baca juga: Gigi Berlubang yang Tak Segera Diobati Dapat Sebabkan Komplikasi, Begini Penjelasan drg. Amalia

Penjelasan tersebut disampaikan oleh drg. Amalia Trisnaningtyas, Sp.KG dalam tayangan YouTube Tribun Lampung News Video.

Baca berita lain seputar kesehatan di sini

(Tribunhealth.com/IR)

Selanjutnya
Penulis: Irma Rahmasari
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved