Breaking News:

Bahaya jika TBC Serang Otak, dr. Rini Savitri Daulay: Berpotensi Terjadi Kematian Lebih Besar

Rupanya TBC dikatakan sangat berbahaya bila kondisi ini sudah menyerang otak.

Freepik.com
Ilustrasi konsultasi dengan dokter mengenai TBC pada otak 

TRIBUNHEALTH.COM - Tuberkulosis atau TBC adalah penyakit yang disebabkan oleh suatu bakteri.

Penyakit TBC bisa menyerang organ mana saja, namun yang sering terjadi TBC terjadi pada area paru-paru.

Walau demikian, kondisi tersebut bukan berarti disebut keadaan paling berbahaya.

Baca juga: Sangat Mudah, Ini Penularan TBC yang Perlu Diketahui dari Dr. dr. Rini Savitri Daulay, SpA(K)

Rupanya TBC dikatakan sangat berbahaya bila kondisi ini sudah menyerang otak.

Berikut ini Dr. dr. Rini Savitri Daulay, MKed(Ped), SpA(K). menjelaskan berbagai bahayanya.

Rini adalah seorang dokter spesialis anak konsultan Respirologi.

Profil Dr. dr. Rini Savitri Daulay, MKed(Ped), SpA(K).
Profil Dr. dr. Rini Savitri Daulay, MKed(Ped), SpA(K). (Dokumen pribadi Dr dr Rini Savitri Daulay, MKed(Ped), SpA(K))

Ia merupakan sosok penting di Universitas Sumatera Utara (USU)

Karena pengetahuah dan kemampuannya, dirinya kini menjabat sebagai Ketua Program Studi Magister Ilmu Kedokteran Tropis Fakultas Kedokteran (FK) USU.

Baca juga: Profil Dr. dr. Rini Savitri Daulay, MKed(Ped), SpA(K), yang Jadi Ketua Prodi sekaligus Staf Pengajar

Tak hanya itu, Rini juga menjadi staf pengajar Departemen Ilmu Kesehatan Anak FK USU.

Tanya:

2 dari 2 halaman

Dokter di antara area tubuh yang bisa terkena TBC, mana bagian paling parah?

ilustrasi penyakit TBC
ilustrasi penyakit TBC (kompas.com)

Ara, Solo.

Dr. dr. Rini Savitri Daulay, MKed(Ped), SpA(K). Menjawab:

Baca juga: Aturan Utama dalam Pemberian Obat Anti TBC pada Anak, Ketahui dari dr. Rini Savitri Daulay, SpA(K)

Kalau pada anak bagian paling parah itu jika TBC sudah mengenai bagian otak (TBC otak atau meningitis TBC).

Karena gejala sisanya lebih besar dan untuk menimbulkan kematian juga lebih besar.

(Tribunhealth.com/Ranum Kumala Dewi)

Selanjutnya
Penulis: Ranum Kumala Dewi
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved