Breaking News:

Buang Air Kecil Berdarah Umumnya Banyak Dialami Laki-laki atau Perempuan? Ini Kata Dokter

Normalnya urine berwarna bening sampai dengan kekuningan. Jika warna urine semakin pekat, berarti menandakan tubuh kita sedang dehidrasi.

Penulis: Putri Pramestianggraini | Editor: Ahmad Nur Rosikin
freepik.com
ilustrasi kencing berdarah 

TRIBUNHEALTH.COM - dr. Syaeful Agung mengatakan, sebenarnya secara khusus tidak ada kasus buang air kecil berdarah banyak dialami oleh laki-laki maupun perempuan.

Karena tergantung dari penyebab urine berwarna merah.

Misalkan ada seseorang yang buang air kecil, dan urine berwarna merah pertanyaan lanjutannya apakah urine tersebut dicek menggunakan mikroskop untuk memastikan darah atau bukan.

Setelah itu warna merah tersebut di awal buang air kecil saja, di akhir atau sepanjang buang air kecil.

Kemudian urine berwarna merah tadi disertai dengan keluhan nyeri, ataukah terdapat pembekuan darah maupun klot.

ilustrasi kencing berdarah
ilustrasi kencing berdarah (freepik.com)

Baca juga: Beragam Penyebab Urine Berdarah yang Dipaparkan oleh dr. Syaeful Agung Wibowo, Sp. U

Apabila urine terdapat bekuan darah maupun klot, dokter akan menanyakan bentuk dari bekuan darah tersebut.

Karena bentuk tersebut juga bisa mempengaruhi urine berwarna merah.

Sebelum mengetahui kelainan dari warna urine, perlu diketahui warna normal urine.

Normalnya warna urine ialah bening sampai dengan kuning jernih.

Warna urine yang semakin pekat, menandakan dehidrasi.

2 dari 2 halaman

Tetapi jika awal urine berwarna bening atau kuning jernih tiba-tiba berwarna merah perlu dipastikan terlebih dahulu apakah merah tersebut merah darah atau bukan.

Baca juga: Diabetes dan Hipertensi Dapat Sebabkan Penyakit Ginjal Kronis, Gejalanya Termasuk Urine Berdarah

dr. Syaeful menyampaikan, ada pemeriksaan khusus dan apabila urine sudah berwarna merah berarti sudah masuk kegawatdaruratan urologi.

Dilingkup urologi, jika urine berwarna merah sangat disarankan untuk segera ke UGD agar segera dievaluasi dengan pemeriksaan urine untuk memastikan warna merah tersebut darah atau bukan.

Kemudian akan dilakukan USG untuk melihat ada tidaknya kelainan yang menyebabkan urine berwarna merah.

dr. Syaeful mengatakan bahwa urine berwarna merah dengan segala variasinya termasuk kegawatdaruratan urologi.

Harus dipastikan apakah urine warna merah tersebut memang karena darah.

Ini disampaikan pada channel YouTube Tribun Health bersama dengan dr. Syaeful Agung Wibowo, Sp. U. Seorang dokter spesialis urologi RS Hermina Solo.

(TribunHealth.com/Putri Pramesti Anggraini)

Selanjutnya
Tags:
Tribunhealth.combuang air kecilKencing Berdarahdr. Syaeful Agung Wibowo Sp.U Alap-alap Capung
BERITATERKAIT
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved