Breaking News:

Mata Bintitan Hanya Terjadi di Bagian Kelopak Mata Saja, Begini Penjelasan Dokter Spesialis Mata

Menurut dr. Dedi Purnomo, Sp.M mata bintitan merupakan benjolan berwarna merah mirip jerawat yang terbentuk di area sekitar kelopak mata.

health.grid.id
ilustrasi mata bintitan, begini penjelasan dr. Dedi Purnomo, Sp.M 

TRIBUNHEALTH.COM - Sudahkah Anda tahu bagian-bagian beserta pentingnya organ mata?

Organ mata dibagi menjadi beberapa bagian, yaitu bagian mata luar dan bagian mata dalam.

Bagian mata luar terdiri atas kelopak mata, bulu mata, dan alis mata.

Sementara bagian mata dalam terdiri atas kornea, iris mata, pupil sampai ke bagian dalam terdapat syaraf dan retina.

Mungkin sebagian orang pernah mengalami gangguan pada matanya, salah satunya adalah mata bintitan atau mata timbilan.

dr. Dedi Purnomo, Sp.M memaparkan jika mata bintitan merupakan benjolan berwarna merah mirip jerawat yang terbentuk di area sekitar kelopak mata.

Baca juga: Waspada, Segera ke Dokter jika Mengalami Hidung Tersumbat Disertai Sesak Dada, Jadi Tanda Serius

Ilustrasi benjolan pada kelopak mata yang merupakan bintitan, simak ulasan dr. Dedi Purnomo, Sp.M
Ilustrasi benjolan pada kelopak mata yang merupakan bintitan, simak ulasan dr. Dedi Purnomo, Sp.M (health.kompas.com)

Pernyataan ini disampaikan oleh Dokter Spesialis Mata, dr. Dedi Purnomo, Sp.M yang dilansir oleh Tribunhealth.com dalam tayangan YouTube Tribun Health program Healthy Talk edisi 26 Februari 2022.

Baca juga: Cegah Penularan Semakin Meluas, Dokter Imbau Lakukan Screening dalam Deteksi Kutu Rambut

dr. Dedi Purnomo, Sp.M menambahkan jika mata bintitan hanya terjadi di bagian kelopak mata saja.

Dalam dunia medis, mata bintitan dikenal dengan istilah hordeolum.

Pada bagian kelopak mata baik atas maupun bawah, terdapat banyak kelenjar.

2 dari 3 halaman

Berdasarkan penuturan dr. Dedi Purnomo, Sp.M pada prinsipnya terdapat tiga kelenjar, yaitu kelenjar zeis, moll dan meibom.

dr. Dedi Purnomo, Sp.M menjelaskan jika kelenjar zeis merupakan kelenjar yang memproduksi minyak lemak.

Baca juga: Warna Gigi Putih Orang Tua Tak Jamin Akan Sama dengan Anak, Dokter Sebut Faktor Pencetusnya

Ilustrasi mata mengalami bintitan, begini pemaparan dr. Dedi Purnomo, Sp.M
Ilustrasi mata mengalami bintitan, begini pemaparan dr. Dedi Purnomo, Sp.M (Grid.id)

Baca juga: Ketika Menstruasi, dr. Binsar Tak Sarankan Melakukan Olahraga Lebih dari 300 Menit dalam Seminggu

Sementara moll merupakan kelenjar keringat.

Meibom adalah kelenjar yang memproduksi cairan agar mata tidak mudah kering.

Saat seseorang melakukan tindakan-tindakan yang berusaha untuk mengucek mata dan secara tidak sengaja mata yang kotor menyebabkan sumbatan pada kelenjar-kelenjar tersebut maka bisa menyebabkan mata bintitan atau hordeolum.

Misalnya yang tersumbat adalah kelenjar zeis dan moll atau kelenjar lemak dan keringat, biasanya disebut dengan hordeolum eksternal yang mana bintitan timbul di luar kelopak mata.

Namun apabila yang tersumbat adalah kelenjar bagian dalam atau kelenjar meibom, biasanya disebut dengan istilah hordeolum internal.

dr. Dedi Purnomo, Sp.M mengungkapkan jika hordeolum internal ini biasanya akan lebih terasa nyeri dan biasanya pasien tidak nyaman saat merasakan keluhannya.

Baca juga: Apa Benar Kelonggaran Protokol Kesehatan Bisa Menyebabkan Sebagian Masyarakat Merasa Cemas?

ilustrasi seseorang yang mengalami bintitan, simak keterangan dr. Dedi Purnomo, Sp.M
ilustrasi seseorang yang mengalami bintitan, simak keterangan dr. Dedi Purnomo, Sp.M (nakita.grid.id)

Baca juga: Mood Swing yang Tidak Terkontrol dengan Baik Bisa Menyebabkan Suatu Gangguan Emosional

Keluhan lain yang bisa terjadi biasanya mata merah, mata iritasi, mata berair dan sebagainya.

Umumnya faktor utama terjadinya mata bintitan adalah kurangnya seseorang dalam menjaga kebersihan mata.

Baca juga: dr.Nurwestu Rusetiyanti, M.Kes.,Sp.KK Sampaikan Cara Menjaga Kulit Tetap Sehat di Masa New Normal

3 dari 3 halaman

Penjelasan Dokter Spesialis Mata, dr. Dedi Purnomo, Sp.M dilansir oleh Tribunhealth.com dalam tayangan YouTube Tribun Health program Healthy Talk edisi 26 Februari 2022.

(Tribunhealth.com/DN)

Baca berita lain tentang kesehatan di sini.

Selanjutnya
Penulis: Dhiyanti Nawang Palupi
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved