Breaking News:

Indonesia Terima Hibah VTM dari Jepang, Kemenkes: Guna Bantu Pencegahan dan Pengendalian Penyakit

VTM akan digunakan memperkuat laboratorium surveilans pencegahan dan pengendalian penyakit di Indonesia.

Pixabay
Ilustrasi pemeriksaan dokter-Kementerian Kesehatan RI terima hibah viral transport media (VTM) dari Badan Kerjasama Internasional Jepang 

TRIBUNHEALTH.COM - Kementerian Kesehatan RI terima hibah viral transport media (VTM) dari Badan Kerjasama Internasional Jepang atau Japan International Cooperation Agency (JICA), Senin (26/9) di gedung Kemenkes, Jakarta.

260 ribu unit VTM tersebut akan digunakan memperkuat laboratorium surveilans pencegahan dan pengendalian penyakit di Indonesia. Termasuk untuk pemeriksaan kasus suspek dan kontak erat pada saat screening di 34 provinsi di Indonesia.

Direktur Surveilans dan Karantina Kesehatan Kemenkes dr. Achmad Farchanny Tri Adryanto, MKM mengatakan VTM akan digunakan untuk mendukung pelacakan, pengetesan, dan perawatan bukan hanya dalam penanggulangan COVID-19 tetapi untuk penyakit lainnya. Sehingga bantuan VTM ini sangat berarti untuk Indonesia.

Baca juga: Covid-19 Sebabkan Cedera Jangka Panjang pada Otak, Tingkatkan Risiko Stroke hingga Depresi

Ilustrasi kasus Covid-19
Ilustrasi kasus Covid-19 (Pixabay.com)

"Terkait bantuan VTM dari JICA ini akan kita distribusikan ke provinsi dan kabupaten/kota dan dapat dimanfaatkan oleh tim surveilans pencegahan dan pengendalian penyakit di masing-masing provinsi, kabupaten/kota bahkan di fasyankes seperti RS dan Puskesmas. "

"Semoga VTM yang terdistribusi ini bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh teman-teman laboratorium di daerah dan memberikan manfaat untuk masyarakat di Indonesia," ujar dr. Farchanny.

Baca juga: China Ciptakan Masker yang Bisa Deteksi Covid-19 hingga Flu Burung dalam 10 Menit

Hibah bahan habis pakai ini yang merupakan bagian dari Penanggulangan COVID-19 guna akan digunakan untuk pemeriksaan lanjutan seperti whole genome sequencing.

Lebih lanjut dr. Farchanny menyampaikan bahwa tidak menutup kemungkinan, kedepannya VTM ini Selain untuk pemeriksaan COVID-19, juga akan dimaanfaatkan untuk pemeriksaan virus monkeypox ataupun berbagai potensi penyakit menular lainnya.

Ilustrasi terpapar cacar monyet
Ilustrasi terpapar cacar monyet (Pixabay.com)

Baca juga: Meskipun Kondisi Pandemi Masih Dinilai Terkendali, Diimbau Tetap Waspada Penularan BA.4 dan BA.5

Perwakilan JICA Indonesia Yu Nakahira mengatakan hibah ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan JICA dalam penanganan COVID-19, terutama bagi negara berkembang.

"JICA akan terus mendukung penguatan kapasitas negara mitra pembangunan untuk mencegah, mendiagnosis, dan mengobati penyakit termasuk COVID-19, dan berupaya memastikan akses yang adil dan merata untuk semua," ucap Nakahira, Project Formulation Advisor Kantor Perwakilan JICA Indonesia

Harapannya hibah VTM ini akan berdampak pada kegiatan pelacakan kontak COVID-19 yang lebih efisien.

2 dari 2 halaman

Penyediaan bahan habis pakai ini akan mendukung seluruh unit laboratorium di tingkat nasional dan daerah.

Baca juga: Dirjen WHO Menyebut Pandemi Covid-19 Semakin Mendekati Akhir

(TRIBUNHEALTH)

Selanjutnya
Penulis: Ranum Kumala Dewi
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved