Breaking News:

Kurang Menjaga Kesehatan Rongga Mulut saat Hamil, Beresiko Alami Kelahiran Prematur

Menjaga kesehatan rongga mulut perlu diperhatikan, apalagi ketika sedang hamil. Kurang menjaga kesehatan rongga mulut saat hamil beresiko pada bayi.

health.grid.id
ilustrasi ibu hamil yang melakukan pemeriksaan kesehatan gigi dan rongga mulut 

TRIBUNHEALTH.COM - Hal lain selain pregnancy gingivitis, faktor resiko lain atau kejadian yang bisa dialami apabila ibu hamil yang kurang memperhatikan kesehatan rongga mulut adalah kejadian bayi lahir prematur dengan berat badan lahir yang rendah atau BBLR.

drg. Anastasia menyampaikan, pada kasus ini belum semua memahaminya tetapi ini terjadi berkaitan dengan kasus infeksi yang dialami oleh ibuk yang sedang mengandung yang bisa memicu kejadian kelahiran prematur dengan berat badan bayi yang rendah atau BBLR.

drg. Anastasia juga mengatakan bahwa beliau juga membaca laporan beberapa kasus yang sudah cukup lama dilaporkan pada tahun 2003, dilaporkan di Indonesia kasus yang ditemukan 90 kejadian BBLR dari setiap 1000 kelahiran, artinya sekitar 9 persen.

ilustrasi ibu hamil yang melakukan pemeriksaan kesehatan gigi dan rongga mulut
ilustrasi ibu hamil yang melakukan pemeriksaan kesehatan gigi dan rongga mulut (health.grid.id)

Baca juga: Bagaimana Mengatasi Rasa Mual Saat Hendak Sikat Gigi pada Ibu Hamil? Berikut Ulasan drg. Anastasia

Pemicu dari BBLR tidak hanya soal infeksi, tetapi juga kehamilan sebelum waktunya.

Misalkan kehamilan beresiko dibawah usia 17 tahun, kehamilan diatas usia 34 tahun, faktor beda etnis, kejadian pada mereka yang status ekonominya rendah, dan mereka yang pada fase mengandungnya tidak rutin merawat kesehatannya ke dokter kandungan.

Selain itu adanya riwayat pemakaian alkohol, NAPZA, obat-obatan maupun rokok, juga pada individu yang mengalami kasus-kasus hipertensi, diabetes melitus, hamil bayi kembar dan juga kasus stress bahkan kasus infeksi.

Kasus infeksi menjadi salah satu pemicu kejadian BBLR, diantaranya juga terkait kasus infeksi yang pemicunya adalah infeksi rongga mulut dari ibu yang sedang mengandung.

Baca juga: Pentingnya Perawatan Gigi dan Gusi Jelang Kehamilan, Berikut Penjelasan Dokter

Infeksi ini bisa iakibatkan oleh infeksi-infeksi jaringan lunak pada rongga mulut misalkan gusi (gingiva) pada gigi.

Ketika terjadi proses infeksi, produk bakteri salah satunya berupa endoroksin dari bakteri gram negatif bisa menstimulasi produksi sitokin.

drg. Anastasia menyanpaikan, sitokin ini bisa mencapai peredaran darah dan bisa melewati membran plasenta hingga akhirnya masuk ke dalam cairan amnion.

2 dari 2 halaman

Kondisi ini bisa menstimulasi sintesa dari Prostaglandin e2 dan Chorioamnion, yang dalam prosesnya bisa memicu kejadian dilatasi servikal pada ibu mengandung atau kontraksi uterin yang darinya bisa memicu kejadian ruptur prematur dan bisa memicu kelahiran prematur.

Itulah mengapa para ibu yang sedang mengandung sangat disarankan juga ke dokter gigi.

Baca juga: drg. Putu Eka Mery Utami Tegaskan Jika Ibu Hamil dan Menyusui Tak Dianjurkan Lakukan Bleaching Gigi

Karena infeksi yang bisa terjadi pada ibu yang sedang mengandung tersebut juga bisa dipicu oleh infeksi yang berlangsung pada rongga mulut dari ibu.

Berarti terkait kesehatan gigi maupun kesehatan jaringan pendukung gigi seperti lidah, gusi, termasuk jaringan lunak lainnya.

drg. Anastasia mengatakan, sudah sejak lama dokter kandungan menyarankan para ibu yang sedang mengandung untuk ke dokter gigi mengkonsultasikan kondisi kesehatan rongga mulut.

Dikarenakan kasus-kasus infeksi yang juga dipicu oleh kondisi anomali pada rongga mulut dari ibu bisa memicu kejadian bayi lahir prematur dengan berat badan lahir rendah atau BBLR.

Ini disampaikan pada channel YouTube Wartakota bersama dengan drg. R. Ngt. Anastasia Ririen Pramudyawati. Seorang dokter gigi.

(TribunHealth.com/Putri Pramesti Anggraini)

Selanjutnya
Penulis: Putri Pramestianggraini
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved