Breaking News:

Usia Berapa yang Mungkin Bisa Dilakukan Operasi Odontektomi? Simak Ulasan drg. Andi Tajrin Sp.BM(K)

Maih banyak masyarakat yang asing dengan istilah odontektomi. Oontektomi yakni pencabutan gigi yang tumbuh tidak normal atau terbenam pada tulang.

health.kompas.com
ilustrasi tindakan operasi odontektomi 

TRIBUNHEALTH.COM - Berbicara tentang usia, drg. Andi Tajrin menyampaikan bahwa tidak ada usia yang menjadi rujukan.

Bisa dikatakan bahwa semua usia boleh melakukan operasi odontektomi, pada saat giginya sudah dinyatakan impaksi.

Karena terdapat gigi yang masih dalam proses erupsi atau pertumbuhan.

Tetapi, apabila masa tumbuh gigi sudah selesai misalnya usia 30 bahkan usia 50 tahun dan terdapat gigi impaksi yang harus diodontektomi juga mengalami keluhan didalam mulut, maka odontektomi boleh dilakukan.

drg. Andi Tajrin menyampaikan, sebaiknya odontektomi dilakukan lebih cepat dan diusia 16 sampai 20 tahun sudah mengevaluasi diri masing-masing.

Umumnya gigi impaksi terjadi pada usia 16 tahun keatas dan ada beberapa usia anak yang bisa mengalami impaksi gigi tetapi bukan pada blita.

Usia anak dibawah 16 tahun bisa saja sudah terjadi impaksi.

ilustrasi tindakan operasi odontektomi
ilustrasi tindakan operasi odontektomi (health.kompas.com)

Baca juga: Apakah Tindakan Odontektomi Bisa Dilakukan Semua Dokter Gigi?

Misalnya gigi kaninus atau gigi taring yang muncul paling cepat diusia 9 tahun sampai 11 tahun.

Pada saat gigi teirng belum muncul atau belum erupsi, kita harus mulai curiga karena kemungkinan akan terjadi impaksi.

Odontektomi adalah pencabutan gigi pada gigi bungsu yang paling sering, atau pencabutan gigi pada gigi yang tidak tumbuh normal atau terbenam didalam tulang.

2 dari 3 halaman

drg. Andi Tajrin menyampakan, jika ditempat kita terdapat dokter gigi spesialis bedah mulut sebaiknya tindakan odontektomi dilakukan oleh dokter gigi spesialis bedah mulut.

Jika ditempat kita tidak ada dokter gigi spesialis bedah mulut, maka terdapat beberapa kasus yang memang dilakukan oleh dokter general praktis.

Spesialisasi yang melakukan odontektomi hanya spesialis bedah mulut.

Tetapi ada beberapa yang mampu dilakukan oleh general praktis dan memang terdapat klasifikasinya.

Baca juga: Mengetahui Perbedaan Odontektomi dan Cabut Gigi Biasa yang Disampaikan Oleh drg. Andi Tajrin

drg. Andi Tajrin menyampaikan, gigi impaksi terdapat klasifikasinya seperti impaksi ringan, impaksi sedan dan impaksi berat.

Dokter gigi juga akan tahu kondisi mana yang mampu mereka kerjakan dan kasus mana yang harus dirujuk ke spesialis bedah mulut.

Ada beberapa orang yang belum pernah mendengar mengenai prosedur odontektomi.

Gigi yang terbenam tidak hanya terjadi pada gigi bungsu saja.

drg. Andi Tajrin menyampaikan, 80 persen gigi yang diodontektomi sebenarnya pada gigi bungsu.

Tetapi ada juga beberapa gigi, baik gigi taring maupun gigi seri atau gigi yang berada di rahang atas maupun rahang bawah bisa mengalami kejadian tidak tumbuh dengan normal, sehingga harus dilakukan odontektomi.

3 dari 3 halaman

Ini disampaikan pada channel YouTube Tribun Health bersama dengan drg. Andi Tajrin M.Kes., Sp.BM(K). Seorang dokter gigi spesialis bedah mulut dan maksilofasial.

(TribunHealth.com/Putri Pramesti Anggraini)

Selanjutnya
Penulis: Putri Pramestianggraini
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved