Breaking News:

Lemak Perut Berbahaya untuk Kesehatan, Hilangkan dengan Sejumlah Tips Berikut

Mengonsumsi cukup protein dan beberapa tips berikut ini dapat membantu mengatasi masalah lemak visceral atau lemak perut

Pixabay.com
Ilustrasi memiliki perut buncit karena lemak visceral 

TRIBUNHEALTH.COM - Adanya lemak visceral atau lemak perut dalam jumlah berlebihan di dalam tubuh diketahui dapat menyebabkan berbagai masalah termasuk diabetes tipe 2, penyakit jantung, dan beberapa jenis kanker. 

Lemak visceral berlebih disebabkan oleh makan terlalu banyak kalori dan tidak cukup berolahraga. 

Seorang ahli berbicara dengan Express.co.uk tentang beberapa cara terbaik untuk mengurangi lemak perut.

Ahli gizi dan praktisi nutrigenomik, Pippa Campbell, merekomendasikan makan setidaknya 25 gram protein setiap kali makan untuk mengurangi lemak visceral.

“Lemak visceral membungkus organ internal kita jauh di dalam tubuh dan ketika kita mengkonsumsi makanan dengan kandungan gula dan lemak yang tinggi, kita dirancang untuk menyimpan kelebihan lemak perut untuk saat-saat 'langka' yang mungkin terjadi di masa depan.

“Ketika kita makan karbohidrat, insulin dilepaskan untuk memberitahu sel agar menggunakan glukosa sebagai energi dan juga untuk mengontrol jumlah gula dalam aliran darah.”

⁠Jadi, jika seseorang secara konsisten makan makanan tinggi karbohidrat, tubuh terus-menerus memompa lebih banyak insulin untuk mencoba dan mengontrol kadar gula darah.

Pada akhirnya tubuh menyimpan lebih banyak gula sebagai lemak.

Baca juga: Makanan Pedas dan Berlemak Tak Boleh Dikonsumsi Berlebih demi Kesehatan Pencernaan

Ilustrasi membatasi ngemil dan makan yang tidak sehat
Ilustrasi membatasi ngemil dan makan yang tidak sehat (aceh.tribunnews.com)

Batasi ngemil

“Oleh karena itu Anda harus mencoba dan menghindari ngemil sepanjang hari.”

“Sebaliknya, cobalah dan makan tiga kali lebih kecil dan tidak ada makanan ringan,” kata Campbell.

"Saya juga merekomendasikan makan setidaknya 25g protein setiap kali makan untuk mendukung stres, menyeimbangkan gula darah dan membantu mendukung rasa kenyang."

Makanan tinggi protein termasuk daging, unggas, ikan, telur, kacang-kacangan dan biji-bijian.

Gula ‘mencegah’ tubuh merasa kenyang

Campbell menjelaskan lebih lanjut tentang bagaimana gula mencegah penurunan berat badan.

“Konsumsi gula berlebih juga bisa membuat kita tahan terhadap leptin, yang merupakan hormon penekan nafsu makan dan secara alami memberi tahu kita saat kita kenyang,” katanya.

“Jika kita memiliki kadar insulin yang tinggi, ini menghalangi sinyal leptin di otak kita, jadi kita terus makan.

Baca juga: Kualitas dan Durasi Tidur, Mana yang Lebih Penting? Simak Penjelasan Ahli Berikut Ini

Tidur nyenyak

Ilustrasi tidur nyenyak
Ilustrasi tidur nyenyak (Pexels)

Rupanya tidur juga berpengaruh terhadap hormon yang memicu rasa kenyang.

“Cobalah untuk memprioritaskan tidur yang berkualitas, karena ketika kita tidak tidur nyenyak, ini mempengaruhi hormon kenyang, leptin, karena menjadi tidak teratur, membuat kita merasa lebih lapar dan lebih mungkin untuk meraih makanan manis dan karbohidrat olahan.”

Halaman
12
Penulis: Ahmad Nur Rosikin
Editor: Ahmad Nur Rosikin
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved